KETERSEDIAAN LAHAN YANG SESUAI UNTUK PENGEMBANGAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN PACITAN, KABUPATEN PACITAN
CINTYA WAHYU P, Dr.rer.nat. Djati Mardiatno, M.Si
2016 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPengembangan permukiman di suatu wilayah dapat didasarkan pada berbagai faktor, salah satunya yaitu faktor kondisi fisik wilayah. Kecamatan Pacitan memiliki kondisi fisik yang beragam, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan wilayahnya. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu; 1) memperkirakan kebutuhan lahan untuk permukiman pada tahun 2034, 2) memperkirakan ketersediaan lahan yang sesuai untuk pengembangan permukiman, dan 3) menganalisis rencana alokasi lahan untuk pengembangan lahan permukiman tahun 2034. Metode yang digunakan yaitu proyeksi jumlah kepala keluarga (KK) dan evaluasi kesesuaian lahan untuk permukiman. Proyeksi jumlah KK menggunakan rumus proyeksi geometri. Evaluasi kesesuaian lahan permukiman menggunakan teknik matching, khusunya weight factor matching (WFM). Parameter yang digunakan merupakan parameter fisik wilayah. Hasil yang didapatkan dari penelitian yaitu sebagai berikut; 1) luas kebutuhan permukiman untuk tahun 2034 yaitu 123,80 ha, 2) luas ketersediaan lahan yang sesuai untuk pengembangan permukiman yaitu 1.342,94 ha, dan 3) rencana pengembangan lahan permukiman akan cenderung mengarah ke arah selatan.
Settlements development is influenced by various factors, one of them is physical condition factor. Pacitan Sub-District has various physical condition so that it becomes a challange in regional development. The purposes of the study are, 1) to estimate the land required for settlements in 2034, 2) to estimate suitable land availability for settlement development, and 3) to analyze land allocation for settlements development plan in 2034. The method of the study are projection of households number and evaluation of settlements land suitability. Projected number of households uses geometry projection formulas. Evaluation of settlements land suitability uses matching techniques, especially weight factor matching (WFM) based on physical parameters. The result showed that, 1) settlements requirement area in 2034 is 123,80 ha, 2) potential area based on land suitable for settlements development is 1.342,94 ha, and 3) settlement development plan tend to expand towards the south.
Kata Kunci : kebutuhan lahan, ketersediaan lahan, permukiman, kesesuaian lahan, Kecamatan Pacitan/land requirement, land availability, settlements, land suitability, Pacitan Sub-District