APLIKASI PENGINDERAAN JAUH UNTUK IDENTIFIKASI DEGRADASI LAHAN AKIBAT PERTANIAN HORTIKULTURA DI SEBAGIAN KECAMATAN GARUNG
MOHAMMAD ARDHA, Dr. Sigit Heru Murti BS S.Si, M.Si
2016 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUHINTISARI Degradasi lahan merupakan salah satu penyebab erosi. Parameter degradasi lahan ini dapat diketahui dengan menggunakan penginderaan jauh untuk mengidentifikasi tingkatan degradasi lahan. Degradasi lahan terjadi karena tindakan manusia dalam melakukan kegiatan pertanian yang berlebihan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui uji akurasi penginderaan jauh dan mengetahui tingkat Degradasi lahan di daerah penelitian Sebagian Kecamatan Garung merupakan salah satu daerah yang dijadikan daerah pertanian hortikultura oleh masyarakat sekitar, Sehingga daerah tersebut berpotensi mengalami degradasi lahan. Penginderaan jauh dapat digunakan untuk mendapat parameter penyebab degradasi lahan seperti tekstur tanah, kemiringan lereng , erosi dan teknik konservasi mekanik. Citra yang digunakan untuk identifikasi parameter tersebut adalah SPOT 7 dan Pleiades Uji akurasi pada parameter teknik konservasi mekanik bernlai 80 persen kemiringan lereng 72 persen dan tekstur tanah 84 persen. Hasil akhir menunjukan bahwa degradasi lahan yang dominan adalah kelas agak ringan.
ABSTRACT Land degradation is one of the causes of erosion. This land degradation parameters can be determined by using remote sensing to identify levels of land degradation. Land degradation occurs due to human action in the conduct of agricultural excessive. The purpose of research is to determine the accuracy of remote sensing test and determine the level of degradation of land in the study area District Garung is one area which is used as an agricultural area of horticulture by people in there, so that the area have potentially be degradation. Remote sensing can be used to obtain parameter causes of land degradation such as soil texture, slope, erosion and conservation engineering mechanics. Imagery used for the identification of these parameters is SPOT 7 and Pleiades Accuracy assessment on conservation techniques mechanical parameters value is 80 percent, value of slope is 72 percent and value of texture of soil is 84 percent. The final results show that land degradation is the dominant class rather mild.
Kata Kunci : Degradasi Lahan, Tanaman Hortiklutra, Pleaides, SPOT 7