IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU SEHATI DI KECAMATAN BANGKALAN KABUPATEN BANGKALAN PROVINSI MADURA
MARINA, Ambar Teguh Sulistyani, Dra., M.Si.
2016 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi dari program Kartu Sehati bagi masyarakat miskin untuk mengurangi beban yang membebani masyarakat itu sendiri, melalui Kartu Sehati Studi di Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura, Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tidak adanya pembahasan lebih jauh mengenai implementasi program Kartu Sehati yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan terutama mengenai hal kepesertaan dan akses serta mekanisme pelayanan kepada penduduk miskin yang menjadi target kebijakan tersebut, untuk menganalisis implementasi program Kartu Sehati di Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura, tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian adalah implementasi dan faktor yang mempengaruhi implementasi tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Kartu Sehati di Kecamatan Bangkalan belum optimal, terutama dalam hal kepesertaan. Dalam hal kepesertaan, masih terjadi kesenjangan jumlah peserta Kartu Sehati dari kalangan warga miskin dari jumlah 66.145 warga miskin, ternyata Kecamatan Bangkalan hanya terdapat 17.892 warga yang valid menjadi peserta Kartu Sehati ini, artinya masih ada masyarakat miskin yang seharusnya menjadi peserta Kartu Sehati belum menjadi peserta. Sosialisasi dan pendistribusian masih relative kurang. Pelaksanaan program Kartu Sehati di Kecamatan Bangkalan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana kebijakan dan struktur birokrasi.
This research aims to determine how the implementation of ����¯�¿�½������¢������¯������¿������½������¯������¿������½Sehati����¯�¿�½������¢������¯������¿������½������¯������¿������½ program for the poor to reduce the burdens weighing on society itself, through Sehati program in Bangkalan Madura. Background of this research was based on the absence of further discussion of Sehati program implementation organized by the Regional Government of Bangkalan especially regarding coverage and access and service to the poor mechanisms to target the policy, to analyze the implementation of the program in Bangkalan Madura. This type of research is descriptive qualitative. The focus of the research is the implementation and the factors that affect the implementation. Data were collected through observation, interviews and documentation. The data analysis technique is qualitative. The results showed that the program in Bangkalan is not optimal, especially in terms of participation. In terms of membership, is still a gap number of participants from among the poor of the amount of 66.145 poor people, it turns out only 17.892 people that confirmed to be valid participants. It means there are still many poor people who should be a participant of the program. Dissemination and distribution is still relatively lacking. The implementation of the program in Bangkalan is influenced by several factors: communication, resources, disposition implementing the policy and bureaucratic structures.
Kata Kunci : Kebijakan, Implementasi, Komunikasi, Sosialisasi