Laporkan Masalah

ANALISIS PELAYANAN KERETA PERKOTAAN DAN INTEGRASI DENGAN MODA LAINNYA UNTUK MENINGKATKAN MINAT PENGGUNAAN ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DI YOGYAKARTA

RISKY HARIWAHYUDI, Prof. Dr. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc.;Ir. Djoko Murwono, M.Sc

2016 | Tesis | S2 Sistem dan Teknik Transportasi

Mobilitas orang dan barang di perkotaan mengalami peningkatan, ini akibat tidak meratanya pertumbuhan wilayah di sekitar perkotaan tersebut. Tingginya pergerakan mobilitas orang dari dan ke Yogyakarta terdapat dari arah timur ke barat atau sebaliknya maupun dari dalam kota itu sendiri. Untuk itu diperlukan perencanaan pelayanan moda kereta api agar dapat mengurangi kepadatan dan kemacetan di jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan yang dapat mempengaruhi minat pengguna KA, menyusun model persamaan minat pengguna KA, mengusulkan integrasi antarmoda angkutan umum di Yogyakarta dan menganalisis permasalahan dan memberikan usulan penanganan untuk meningkatkan minat penggunaan angkutan umum di Yogyakarta. Dari hasil analisis pelayanan yang dapat mempengaruhi minat pengguna KA Perkotaan di Yogyakarta adalah pelayanan dalam perjalanan, pelayanan di stasiun dan fasilitas integrasi moda. Dapat diketahui model persamaan minat pengguna KA bahwa jika nilai pelayanan dalam perjalanan, pelayanan di stasiun dan fasilitas integrasi moda meningkat maka nilai minat pengguna KA akan meningkat. Perencanaan integrasi antar moda angkutan umum di Yogyakarta diusulkan 9 (sembilan) lokasi integrasi moda angkutan umum yaitu Stasiun Jombor dan Halte Jombor; Stasiun Kentungan dan Halte Kentungan; Halte Condong Catur dan Halte Condong Catur; Stasiun Maguwo dan Stasiun Pertigaan Jl. Solo; Stasiun Adisucipto, Halte Bandara dan Stasiun KA Prameks Maguwo; Stasiun Terban, Stasiun Museum Dharma Wiratama dan Halte Cik Di Tiro; Stasiun Kridosono, Halte SMP 5 dan Stasiun Lempuyangan; Stasiun Tugu dan Halte Tugu; Stasiun Pojok Beteng Wetan dan Halte Jokteng Wetan.

Human and products mobility in urban area has increased, it is caused by unevenness of regional development in surrounding of city. The highness of human mobility from and to Yogyakarta is come from eastern part to western part or reversely, or from in the city itself. Thus, it needs development of train facility service to decrease the condesity and jam in the streets. This research aimed as follow to know the service of which can influence the interest of train users, compile the equation model of linear regression of interest of train users, propose the integration between vehicle of public transportation in Yogyakarta and Analyze problem and give proposal on management to increase the interest to use public transportation in Yogyakarta. From the result of analysis the service of urban train is capable to incrase the interest of urban train users in Yogyakarta are service in trip, service in station and facility of vehicle integration. It can be known the model of equation the interest of train users, can be interpreted if the value of service in trip, service in railway station and integration facility of vehicle increased thus the value of interest of train users will increase. The planning of integration between public transportation vehicle in Yogyakarta is proposed 9 (nine) locations of integration of public transportation vehicle, i.e. Jombor Railway Station and Jombor Bus Station; Kentungan Railway Station and Kentungan Bus Station; Condong Catur Railway Station and Condong Catur Bus Station; Maguwo Railway Station and Crossroad Railway Station of Solo Street; Adisucipto Railway Station, Airport Railway Station and Prameks Train Maguwo Railway Station; Terban Railway Station, Museum Dharma Wiratama Railway Station and Cik Di Tiro Bus Station; Kridosono Railway Station, Junior High School 5 Bus Station dan Lempuyangan Railway Station; Tugu Railway Station and Tugu Bus Station; Pojok Beteng Wetan Railway Station and Pojok Beteng Wetan Bus Station.

Kata Kunci : KA Perkotaan, Pelayanan, Integrasi