Laporkan Masalah

ANALISIS KONDISI KEUANGAN BERDASARKAN MODEL BROWN

ANISA PRITA DEWI, Irwan Taufiq Ritonga, S.E., M.Bus., Ph.D., CA.

2016 | Skripsi | AKUNTANSI

Model pengukuran kondisi keuangan pemerintah daerah akan lebih efektif bila disertai dengan pengklasteran pemerintah daerah dalam beberapa kelompok dengan karakteristik yang serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengukuran kondisi keuangan pemerintah daerah yang didasarkan pada informasi laporan keuangan dan pengklasteran pemerintah daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengukuran kondisi keuangan 10-point test Brown (1993) dan hasil pengklasteran pemerintah daerah oleh Priyambodo & Ritonga (2014) dalam konteks pemerintah daerah di Indonesia. 9 (sembilan) indikator keuangan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia digunakan sebagai variabel dalam penelitian ini. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan pemerintah daerah dan hasil pengklasteran pemerintah daerah. Dengan menggunakan data dari 30 kota dan 91 kabupaten di wilayah Jawa dan Bali pada tahun 2010-2013 sebagai sampel, penulis memperoleh skor kondisi keuangan pemerintah kota maupun kabupaten dalam setiap klasternya dari kondisi keuangan yang paling baik diantara pemerintah daerah lainnya, lebih baik daripada kebanyakan pemerintah daerah lainnya, rata-rata, lebih buruk daripada kebanyakan pemerintah daerah lainnya, hingga yang paling buruk diantara pemerintah daerah lainnya.

Measurement model of local government financial condition would be more effective if accompanied by clustering of local government in several groups with similar characteristics. The objective of this study is to develop a measurement model of local government financial condition based on financial statement information and clustering of local government. Data analysis refers to 10-point test Brown (1993) model and the clustering results of regional government in the context of local government in Indonesia (Priyambodo & Ritonga, 2014). Nine financial indicators by the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia is used as a variable in this study. This study use secondary data from annual financial report of local government and local government clustering results. By using 30 municipalities and 91 districts in Java and Bali in 2010-2013 as samples, the authors obtained score the financial condition of municipalities and districts in each of his cluster from the financial condition the best among the other regional governments, better than most other local governments, average, worse than most other local governments, until the worst among the other local governments.

Kata Kunci : kondisi keuangan, kondisi fiskal, 10-point test, Brown, pemerintah daerah, pengklasteran

  1. S1-2016-312356-abstract.pdf  
  2. S1-2016-312356-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-312356-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-312356-title.pdf