Laporkan Masalah

Sistem Pendeteksi Kecacatan Pada Beton Menggunakan Gelombang Ultrasonik

SATRIO AJI, Abdul Ro'uf, Drs., M.Kom.

2016 | Skripsi | S1 ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI

Pada saat ini, penggunaan teknologi berupa gelombang ultrasonik telah berkembang pesat di Indonesia. Salah satu bentuk pengembangannya adalah untuk membaca kecacatan atau lubang pada benda padat (beton). Kemudian, penelitian dilakukan dengan mendeteksi orientasi kecacatan pada beton menggunakan metode atenuasi atau pelemahan sinyal pantul berupa gelombang ultrasonik. Sinyal pantul ini dibaca dalam bentuk amplitudo dan ditampilkan dalam grafik eksponensial untuk melihat nilai kesalahan pada pengujian yang dilakukan. Uji coba dilakukan dengan membuat rangkaian transmitter menggunakan Audio Frequency Generator (AFG) sebagai sinyal masukan, transformator step-up sebagai peningkat tegangan sumber. Rangkaian receiver menggunakan LMC 6032, dan membuat catu daya 5 Volt untuk tegangan masukan pada receiver. Hasil dari penelitian ini adalah amplitudo gelombang pantul dengan nilai kesalahan sebesar 8,7%.

In this era, utilizing the ultrasonic waves into technology are very developed andrapid in Indonesia. One of those deveploment forms are to read a flaw in homogen thing (concrete). In this research, the problem was trying to be solved by the flaw orientation detection system or the flaw pattern detection system using an attenuation method that decreasing signal of ultrasonic waves. The ultrasonic waves are read by the amplitude scale, and showed by the exponential graph to correct those error measurements. The test result was getting done by making transmitter amplifier circuit used a transformator, receiver amplifier circuit used a LMC 6032, and power circuit 5 V to input voltage receiver. The final result of this research is amplitude waves with error score 8,7%.

Kata Kunci : Transmitter, Transformator, Receiver, Atenuasi.

  1. S1-2016-373936-abstract.pdf  
  2. S1-2016-373936-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-373936-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-373936-title.pdf