Laporkan Masalah

KORELASI ANTARA ANSIETAS, DEPRESI, DAN GANGGUAN KOGNITIF TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYAKIT PARKINSON

ANDRE LUKAS, dr.Subagya,Sp.S(K).; Dr.dr.Ismail Setyopranoto,Sp.S(K)

2016 | Tesis-Spesialis | SP ILMU PENYAKIT SYARAF

Penyakit Parkinson adalah salah satu penyakit neurodegeneratif yang progresif dan prevalensinya terus meningkat. Penyakit ini merupakan penyakit neurodegeneratif tersering kedua setelah demensia Alzheimer. Korelasi antara depresi dan kualitas hidup pasien Parkinson pernah dibuktikan oleh beberapa penelitian bahwa depresi dapat memicu gangguan hingga 60% dari aspek yang dinilai dalam PDQ-39. Demensia/gangguan kognitif dan ansietas secara signifikan juga berpengaruh terhadap penurunan kualitas hidup pasien Parkinson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara ansietas, depresi, dan gangguan kognitif terhadap kualitas hidup pasien Parkinson di Indonesia, khususnya populasi di Yogyakarta dan sekitarnya, yang pada akhirnya diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pemikiran peningkatan pelayanan kesehatan bagi pasien penyakit Parkinson. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross-sectional. Subjek penelitian adalah penderita penyakit Parkinson di Poliklinik Saraf RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, Poliklinik Saraf RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSUD Sleman, RSUD Saras Husada Purworejo, dan RSUD Banyumas selama bulan November 2014 sampai Februari 2015 yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dan Pearson lalu dilanjutkan analisis multivariat dengan regresi linear. Jumlah subjek yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 32 subjek. Pada analisis bivariat didapatkan hubungan yang bermakna antara ansietas, depresi, dan gangguan kognitif terhadap kualitas hidup penderita Parkinson (r=0,700; p<0,001; r=0,825; p<0,001; r=-0,668; p<0,001). Analisis multivariat menunjukkan ansietas dan depresi berkorelasi secara independen terhadap kualitas hidup penderita Parkinson (r=0,201; r=0,636). Simpulan pada penelitian ini adalah ansietas dan depresi secara independen berkorelasi positif terhadap penurunan kualitas hidup penderita penyakit Parkinson.

Parkinson disease is a common neurodegenerative disorder characterized by progressive degeneration of dopaminergic neurons in the substantia nigra resulting in invalidating motor dysfunction. Correlation between depression and quality of life of Parkinson patient is proven in previous studies. Dementia and anxiety are significantly correlated with poorer quality of life in Parkinson disease. This study aims to understand the correlation among anxiety, depression, and cognitive impairment to quality of life in Parkinson patient in Yogyakarta and the surrounding areas and can be used to increase the health service quality of Parkinson patient. The method of this study is cross sectional study. The subject of this study comprised the patients with Parkinson disease in neurology outpatient clinic of RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSUD Sleman, RSUD Saras Husada Purworejo, and RSUD Banyumas during the period of November 2014 to Februari 2015. Data was analyzed using Spearman and Pearson correlation test. Multivariate analysis was performed by linear regression. Thirty two subjects met the inclusion criteria in this study. Bivariate analysis revealed there is a significant correlation among anxiety, depression, and cognitive impairment to quality of life in Parkinson disease patient (r=0.700; p<0.001, r=0.825; p<0.001, r=-0.668; p<0.001). Multivariate analysis showed that anxiety and depression are independently correalated to quality of life in Parkinson. (r=0.201; r=0.636). This study concluded anxiety and depression are independently correlated with poorer quality of life in Parkinson disease patient.

Kata Kunci : Parkinson, Anxiety, Depression, Cognitive impairment,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.