Laporkan Masalah

Perlindungan Hukum Bagi Perempuan Yang Menikah di bawah Batas Usia Perkawinan (Studi Kasus: Perkawinan di bawah Umur di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah)

ANNISA FITRI P, Ninik Darmini, S.H., M.Hum

2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEREMPUAN YANG MENIKAH DI BAWAH BATAS USIA PERKAWINAN INTISARI Oleh Annisa Fitri Prabandari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi perempuan yang menikah dibawah batas usia perkawinan. Serta mengetahui penyebab terjadinya perkawinan di bawah umur yang banyak terjadi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dan alasan yang mendasari hakim Pengadilan Agama Boyolali dalam mengabulkan permohonan dispensasi perkawinan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian hukum ini adalah dengan pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini dilakukan dengan cara meneliti permasalahan langsung yang ada dengan penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer (Field Research). Untuk melengkapi dan membandingkan data tersebut maka dilakukan penelitian bahan pustaka yang merupakan data sekunder yang disebut dengan Library Research. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Perlindungan hukum yang diberikan ada dua macam yaitu melalui preventif dan represif. Perlindungan hukum secara preventif dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi mengenai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, sedangkan perlindungan hukum represif dilakukan dengan cara melakukan pelaporan kepada pihak berwajib dan juga dinas terkait untuk memberikan perlindungan dan rasa aman.

The Legal Protection for the Women Who Get Married under the Minimum Age of Marriage By: Annisa Fitri Prabandari This research aims to know the legal protection for the Women who get married under the minimum age of marriage and to analyze the cause of the high number of marriage which doesn�t fulfill the minimum of marriage age in Boyolali, Central Java. This research also tries to find out the reason of the judge in Religion Court of Boyolali in granting the application of marriage dispensation. The research method which is used in this research is empirical juridical approach. This research researches the existing problem directly to get the primary data by field research. In completing and comparing the data, library research is used by using seconder data. The result shows that there are two given legal protection, preventive and repressive. The preventive legal protection is given by socializing the Law Number 23 Year 2004 about the Eliminating the Violence in Household, while the repressive legal protection is given by reporting to the authorities and also the related official to give protection and safety.

Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Perempuan, Perkawinan, Batas Usia

  1. S1-2016-334200-abstract.pdf  
  2. S1-2016-334200-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-334200-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-334200-title.pdf