Laporkan Masalah

DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN WILAYAH KABUPATEN BANTUL

MUHAMMAD RAYYAN, Dr Subando Agus Margono, M.Si

2016 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Potret mengenai Alih Fungsi Lahan Pertanian di Wilayah Kabupaten Bantul merupakan hal menarik yang telah terjadi beberapa tahun lalu. Adanya aturan untuk zoning regulation baik jalur hijau, jalur kuning, dan jalur merah seakan mulai di abaikan dengan mudahnya alih fungsi lahan terjadi di ketiga kecamatan (Banguntapan, Sewon, Kasihan). Ketiga kecamatan tersebut merupakan kecamatan yang berdekatan dengan Kota Yogyakarta sebagai pusat perkotaan di Provinsi DIY. Hal ini menjadi menarik dengan pendekatan analisa dampak sosial dan studi evaluasi dampak sosialnya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan guna menelisik bagaimana dampak yang dialami petani dan mantan petani setelah terjadinya alih fungsi lahan pertanian. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara kepada pihak-pihak terkait dan dukungan data sekunder maupun literatur. Temuan di lapangan menunjukkan alih fungsi lahan pertanian berdampak pada demografi, ekonomi, sosial dan budaya di masyarakat.

Images on conversion of agricultural land in the district of Bantul is something interesting has happened a few years ago. There are rules about zoning regulation both green line, yellow line, and red line seemed on ignore so easily over the land in three districts (Banguntapan, Sewon, Kasihan). The three districts are the areas adjacent to the city of Yogyakarta as an urban center in the Province of DIY. Land conversion becomes attractive approach to environmental impact asssessments and environmental impact evaluation studies. Therefore, this study was conducted to probe how the impact experienced by farmers after the conversion of agricultural land. Data were collected through interviews to the relevant parties and the support of secondary data and literature. Evidence suggests the agricultural land conversion impact on demographic, economic, social, and cultural values in society.

Kata Kunci : zoning regulation, dampak sosial, alih fungsi lahan, Kabupaten Bantul

  1. S1-2016-317799-abstract.pdf  
  2. S1-2016-317799-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-317799-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-317799-title.pdf