Malformation and Isolation: Critique to Jewish Orthodoxy as Found in Franz Kafka's The Metamorphosis
ANINDYA FIRDA K., Drs. Bernadus Hidayat, M.A.
2016 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRISThe research discusses the Jewish images found in The Metamorphosis by Franz Kafka and its interpretation. The research is conducted within the framework of Freudian Psychoanalysis and is supported by Mauron's Psychocritique. It aims to prove that the utilization of Jewish images within the novella shows the author's underlying critique towards Jewish Orthodoxy's ways of thinking, particularly the way they regard the holy scripture as illustrated by their treatment toward the sick and the malformed. The data used in the research are taken from Franz Kafka's The Metamorphosis, in the form of words containing plot structure, characters and characterizations (including dialogue and actions), metaphors, symbols, and allusions, which represents a certain Jewish value within Kafka's The Metamorphosis. The data are then analysed with Freudian Psychoanalysis and Mauron's Psychocritique, supported by external data such as the background of the author and information about Orthodox Judaism. The result of the research concluded that, in The Metamorphosis, Franz Kafka demonstrates that in front of the unquestioned and oblivious masses of the divine law human is hopeless; just like Gregor who ends up dying an unjustified death. It contains critique to Orthodox Jewish's insistence on their righteousness and the unquestioned power of Torah as God's will, which obstructs their human perception and can be potentially as dangerous as the Samsa's oblivion.
Penelitian ini membahas mengenai gambaran-gambaran bangsa Yahudi yang ditemukan dalam novel Franz Kafka berjudul The Metamorphosis dan interpretasinyanya. Penelitian ini dijalankan dalam batasan teori Psikoanalisis Freud dan didukung oleh Psikokritik Mauron. Penelitian ini bermaksud membuktikan bahwa penggunaan gambaran-gambaran yang terkait dengan golongan Yahudi dalam novela ini menunjukkan kritik terselubung pengarang terhadap cara pikir bangsa Yahudi Ortodoks, terutama berkaitan dengan cara pandang mereka terhadap kitab suci seperti yang tergambar melalui perlakuan terhadap golongan yang sakit dan cacat. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks yang diambil dari buku The Metamorphosis karya Franz Kafka, yaitu berupa: stuktur plot, karakter dan karakterisasinya (termasuk percakapan dan tindakan), metafor, simbol, dan alusi yang merepresentasikan nilai tertentu bangsa Yahudi dalam buku tersebut. Data yang terkumpul kemudian dianalisa menggunakan teori Psikoanalisis Freud dan Psikokritik Mauron, didukung dengan menggunakan data-data eksternal seperti latar belakang pengarang dan informasi mengenai Yahudi Ortodoks. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, disimpulkan bahwa dalam buku The Metamorphosis Franz Kafka menunjukkan bagaimana manusia menjadi tak berdaya di hadapan kepercayaan dan keyakinan absolut sekelompok umat akan aturan-aturan ketuhanan; seperti hanya Gregor yang meninggal secara mengenaskan. Buku ini mengandung kritik kepada Yahudi Orthodox yang bersikeras terhadap sifat kepalingbenaran mereka dan bagaiman cara pandang mereka terhadap Taurat sebagai sabda langsung Tuhan (sehingga tidak bisa dipertanyakan) mengganggu persepsi kemanusiaan mereka, dan bisa jadi sama berbahayanya dengan keluarga Samsa yang tidak mengindahkan kekurangan mereka sendiri.
Kata Kunci : Freudian Psychoanalysis, Psychocritique, Jewish Orthodoxy