Laporkan Masalah

Evaluasi kinerja keuangan Kabupaten Bone Propinsi Sulawesi Selatan periode tahun anggaran 1998/1999-2000

FAJARUDDIN, Andi, Dr. Mardiasmo, MBA

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kemampuan keuangan daerah Kabupaten Bone melalui pengukuran tingkat pertumbuhan dan kontribusi masing-masing sumber penerimaan daerah yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak dan Sumbangan dan Bantuan termasuk jenis-jenis penerimaan PAD seperti Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Bagian Laba BUMD dan Pendapatan lain-lain yang sah. Selain itu dimaksudkan pula untuk mengukur Kinerja keuangan daerah khususnya dari aspek penerimaan Pendapatan Asli Daerah, yang diukur melalui pengukuran tingkat efektivitas dan tingkat efisiensi penerimaan PAD. Untuk keperluan analisis, maka data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data time series selama 3 (tiga) tahun anggaran yaitu 1998/1999 sampai dengan 2000. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama periode analisis tingkat pertumbuhan rata-rata penerimaan keuangan daerah Kabupaten Bone sebesar 32,67% pertahun. Sumber penerimaan terbesar dalam struktur penerimaan keuangan Daerah Kabupaten Bone didominasi oleh sumbangan dan bantuan yang menyumbang rata-rata 86,88% pertahun dengan tingkat pertumbuhan M,81% pertahun, kemudian Bagi Hasil Pajak dan Bukan' Pajak sebesar 6,25% dengan pertumbuhan 18,48% sedangkan PAD hanya dapat menyumbang rata-rata 434% dengan tingkat pertumbuhan sebesar 2,45% pertahun. Kondisi ini mencerminkan betapa tingginya tingkat ketergantungan financial Pemerintah Daerah Kabupaten Bohe terhadap Pemerintah Pusat Bila dilihat dari pencapaian tingkat efektiviQs penerimaan PAD secara rata-rata hanya mencapai 83,94% pertahun, berarti masuk dalam kategori cukup, bahkan selama periode analidis pencapaian tingkat efektivitas rata-rata mencapai 21,9?% pertahun, yang berarti masuk dalam kategori sangat efisien. Namun demikian, terdapat kecenderungan aktivitas pengumpulan PAD mengarah pada kondidi inefisiensi, yang tercermin dari laju pertumbuhan rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk pengumpulan PAD (5,51%), atau relatif lebih besar dari tingkat pertumbuhan realisasi penerimaan PAD (2,45%) pertahun. penerimaan PAD menunjukkan kecenderungam penurunan. Sebaliknya, 1 apabila dilihat dari pencapaian tingkat efisiensi pengumpulan PAD secara rata-rata mencapai 21,9?% pertahun, yang berarti masuk dalam kategori sangat efisien. Namun demikian, terdapat kecenderungan aktivitas pengumpulan PAD mengarah pada kondidi inefisiensi, yang tercermin dari laju pertumbuhan rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk pengumpulan PAD (5,51%), atau relatif lebih besar dari tingkat pertumbuhan realisasi penerimaan PAD (2,45%) pertahun

This research was aimed to find out a degree of financial capability of Bone regency through measuring a growth rate and contribution of each local original income resource, divided acquisition of tax and non-tax, and contribution and various aids induded kinds of local original incomes such as local tax, retribution, dividend of local's corporation, and the other legal incomes. In addition, it was directed to measure a local financial performance, especially in term of the local original income measured through measuring of the effectiveness and efficiency rate of local income. This analysis used secondary data that is data of time series for three years of budget of 1981/1999 to 2000. The result of research proved that during period of average growth rate analysis of local income of Bone regency was 32.67% per year. The most income source in local revenue of Bone regency was dominated by contribution and various aids, average 86.88% per year was derived from contributions with growth rate of 34.81%, and the divided result of tax and non-tax of 6.25% with growth rate of 18.48%, whereas the local original income could just contribute average 4.54% with growth rate of 2,45% per year. This condition reflects how high dependence rate of the local government finance to the central. Considering the achievement of effectiveness-rate of averagely local original income has just achieved 83.94% per year, it means that it includes into sufficient category, even during period of achievement analysis of effectiveness-rate of local original income indicated a declining tendency. In the other hand, by considejng the achievement of efficiencyrate of the averagely local income colledting achieved 21.97% per year, it means that it is classified into very efficieqt catebory. However, there is a tendency of collecting activity of the local original income tends toward the inefficient condition, reflected from growth rate of average cost spent for the local income collecting (5.51%) or it is relatively higher than growth rate of the local original income realization (2,45% per year).

Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Pemerintah Daerah, Performance evaluation, Finance Performance, Local Original Income performance Bone Regency.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.