Laporkan Masalah

Desain dan Manufaktur Sepeda Statik Untuk Rehabilitasi Tangan dan Kaki pada Pasien Pasca-Stroke

IMAM MAULANA ABRAR, Dr. Eng. Herianto S.T., M. Eng

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Stroke adalah salah satu contoh dari berbagai jenis penyakit berat yang diderita manusia pada saat ini. Para penderita penyakit stroke dapat mengalami penurunan ataupun disfungsi dalam menggerakkan organ tubuhnya. Rehabilitasi merupakan metode penting dalam proses penyembuhan penderita stroke. Alat rehabilitasi saat ini sangat dibutuhkan untuk penderita penyakit stroke sehingga mereka dapat kembali hidup dengan normal. Akan tetapi alat rehabilitasi yang terdapat saat ini hanya dapat melatih salah satu jenis organ gerak manusia, yaitu organ gerak atas atau bawah. Harga alat ini juga cenderung mahal dan kurang dapat dijangkau oleh penderita dengan tingkat ekonomi kelas menengah ke bawah. Untuk itu pada penelitian ini, peneliti membuat sebuah alat rehabilitasi yang dapat melatih organ gerak bagian atas maupun bawah, dan juga diharapkan memiliki harga yang ekonomis dan dapat dijangkau oleh segala jenis penderita dengan latar belakang ekonomi yang berbeda. Melalui penelitian ini, penulis telah merancang dan membuat sebuah alat rehabilitasi stroke yang dapat digunakan pada tangan dan kaki pasien pasca-stroke. Perancangan meliputi desain alat dengan dimensi yang didapat berdasarkan acuan yang telah tersedia dan dibandingkan dengan kebutuhan pada kehidupan nyata sehingga dapat digunakan oleh pengguna dengan ukuran tubuh yang berbeda-beda. Dimensi dari alat ini setelah proses desain adalah panjang maksimal 610,10 mm; lebar maksimal 628,90 mm; dan tinggi maksimal 588,70 mm. Perhitungan analisis gaya diterapkan pada alat menggunakan stress analysis yang terdapat pada software Autodesk Inventor Professional 2013 sehingga diperoleh desain yang sesuai dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Terdapat beberapa perbaikan pada desain setelah alat ini dibuat untuk menghemat bahan dan akan menurunkan biaya produksi alat. Setelah dilakukan manufaktur dan alat sudah dianggap aman, dilakukan proses uji coba kepada manusia. Dari hasil uji coba, telah didapat bahwa apabila mur dalam keadaan tidak kontak dengan poros hingga diputar satu kali putaran, maka tidak terdapat beban yang signifikan pada putaran awal poros, tetapi terdapat pengurangan kecepatan pada ketika diputarakan. Sedangkan untuk putaran diatas satu kali, poros mengalami beban pada putaran awal dan perlambatan kecepatan ketika diputar. Berat masimal pengguna yang dapat menggunakan alat ini adalah 120 kg, sesuai dengan beban maksimal yang dapat diterima oleh alat ini.

Stroke adalah salah satu contoh dari berbagai jenis penyakit berat yang diderita manusia pada saat ini. Para penderita penyakit stroke dapat mengalami penurunan ataupun disfungsi dalam menggerakkan organ tubuhnya. Rehabilitasi merupakan metode penting dalam proses penyembuhan penderita stroke. Alat rehabilitasi saat ini sangat dibutuhkan untuk penderita penyakit stroke sehingga mereka dapat kembali hidup dengan normal. Akan tetapi alat rehabilitasi yang terdapat saat ini hanya dapat melatih salah satu jenis organ gerak manusia, yaitu organ gerak atas atau bawah. Harga alat ini juga cenderung mahal dan kurang dapat dijangkau oleh penderita dengan tingkat ekonomi kelas menengah ke bawah. Untuk itu pada penelitian ini, peneliti membuat sebuah alat rehabilitasi yang dapat melatih organ gerak bagian atas maupun bawah, dan juga diharapkan memiliki harga yang ekonomis dan dapat dijangkau oleh segala jenis penderita dengan latar belakang ekonomi yang berbeda. Melalui penelitian ini, penulis telah merancang dan membuat sebuah alat rehabilitasi stroke yang dapat digunakan pada tangan dan kaki pasien pasca-stroke. Perancangan meliputi desain alat dengan dimensi yang didapat berdasarkan acuan yang telah tersedia dan dibandingkan dengan kebutuhan pada kehidupan nyata sehingga dapat digunakan oleh pengguna dengan ukuran tubuh yang berbeda-beda. Dimensi dari alat ini setelah proses desain adalah panjang maksimal 610,10 mm; lebar maksimal 628,90 mm; dan tinggi maksimal 588,70 mm. Perhitungan analisis gaya diterapkan pada alat menggunakan stress analysis yang terdapat pada software Autodesk Inventor Professional 2013 sehingga diperoleh desain yang sesuai dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Terdapat beberapa perbaikan pada desain setelah alat ini dibuat untuk menghemat bahan dan akan menurunkan biaya produksi alat. Setelah dilakukan manufaktur dan alat sudah dianggap aman, dilakukan proses uji coba kepada manusia. Dari hasil uji coba, telah didapat bahwa apabila mur dalam keadaan tidak kontak dengan poros hingga diputar satu kali putaran, maka tidak terdapat beban yang signifikan pada putaran awal poros, tetapi terdapat pengurangan kecepatan pada ketika diputarakan. Sedangkan untuk putaran diatas satu kali, poros mengalami beban pada putaran awal dan perlambatan kecepatan ketika diputar. Berat masimal pengguna yang dapat menggunakan alat ini adalah 120 kg, sesuai dengan beban maksimal yang dapat diterima oleh alat ini.

Kata Kunci : stroke, rehabilitasi, sepeda, sepeda statik, ergometer, bike, desain, manufaktur, tangan, kaki

  1. S1-2016-296346-abstract.pdf  
  2. S1-2016-296346-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-296346-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-296346-title.pdf