ANALISIS PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO 45 (ORGANISASI NIRLABA) DAN NO 109 (AKUNTANSI ZAKAT DAN INFAK/SEDEKAH) Studi Kasus Pada Rumah Zakat, Infaq dan Shodaqoh Universitas Gadjah Mada (R-ZIS UGM)
ANIK KURNIATI, Taufikur Rahman, S.E, M.B.A, Ak., CA.
2016 | Skripsi | AKUNTANSILaporan keuangan adalah alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada publik. Baik untuk organisasi berorientasi laba atau nirlaba, laporan keuangan sebaiknya mengikuti standar yang berlaku. Salah satu organisasi nirlaba adalah lembaga zakat. Pada tahun 2012 telah resmi diterapkannya pedoman akuntansi untuk lembaga zakat, yaitu PSAK 109, selain PSAK 45 tentang organisasi nirlaba. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penerapan PSAK No. 45 tentang organisasi nirlaba dan No 109 tentang Akuntansi Zakat dan Infaq/Sedekah pada Rumah Zakat, Infaq dan Shodaqoh Universitas Gadjah Mada (R-ZIS UGM). Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan pengumpulan data arsip sebagai metode pengumpulan data dan sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder. Dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif, perbedaan antara penerapan pada R-ZIS UGM dengan PSAK No. 45 dan 109 dapat ditunjukkan. PSAK No. 45 terdiri dari karakteristik, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. PSAK No. 109 terdiri dari karakteristik, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu ketidaksesuaian pada penerapan di R-ZIS UGM didasarkan dari PSAK No. 45 dan 109.
The financial statements are a tool to convey finances information to the public. Either for-profit or non-profit organizations, financial reports should follow applicable standards. One of non-profit organization is a zakah institution. In 2012 the implementation of accounting guidance for the institution of zakah, that PSAK 109, in addition to PSAK 45 about non-profit organizations. This study aims to identify the application of PSAK No. 45 of nonprofit organizations and No. 109, Accounting for Zakat and Infaq / Alms at Rumah Zakat, Infaq and Shodaqoh Gadjah Mada University (R-ZIS UGM). This study using interview techniques and data collection archive as data collection methods and data sources derived from primary and secondary data. By using qualitative data analysis techniques, the difference between implementation at R-ZIS UGM with PSAK No. 45 and 109 can be demonstrated. PSAK No. 45 consists of the characteristics, the recognition, measurement, presentation and disclosure. SFAS No. 109 consists of the characteristics, the recognition, measurement, presentation and disclosure. The results showed that there is a mismatch on the implementating at R-ZIS UGM based on PSAK No. 45 and 109.
Kata Kunci : financial reporting, accounting, PSAK, non-profit, zakah, implementation