Laporkan Masalah

Evaluasi anggaran belanja daerah ditinjau dari proses dan pengalokasian :: Studi kasus di Kabupaten Jeneponto

ARMAWIH, Dr. Mardiasmo, MBA

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses dan pengalokasian anggaran belanja di Kabupaten Jeneponto. Variabel yang digunakan adalah belanja rutin, belanja pembangunan, biaya pelayanan birokrat dan biaya pelayanan publik Kabupaten Jeneponto. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dari anggaran belanja Kabupaten Jeneponto dari tahun anggaran 1997/1998 sampai dengan tahun 2000 yang diperoleh dari Bagian Keuangan, Bappeda, DPRD Kabupaten Jeneponto. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini analisis kualitatif, comperative budget stattement (CBS) dan analisis pertumbuhan. Dari penelitian disimpulkan bahwa proses perencanaan anggaran di Kabupaten Jeneponto dilakukan melalui pendekatan top down approach dan bottom up namun belum sepenuhnya mencerminkan aspirasi masyarakat dan kebutuhan masyarakat. Dalam proses pernyusunan anggaran masih didominasi oleh arahan dari pemerintah atasan dan peran eksekutif. Dari sisi pengalokasian anggaran, dari tahun anggaran 1997/1998 sampai dengan tahun 2000 alokasi belanja rutin ratarata sebesar 63,2 1% dan belanja pembangunan rata-rata sebesar 36,79%. Sedangkan alokasi anggaran untuk pelayanan birokrasi yaitu rata-rata 20,01 % dan pelayanan publik rata-rata sebesar 79,99%.

The research attempts to evaluate process and alocation of budget in Jeneponto regency. The variables which are used current account, develop expenditure, bureuacracy service costs and public service costs. Qualitative and quantitative data of Jeneponto regency in period of 1997/1998 - 2000 are used. The data are obtained from the financial bureau, regional development planning board, the assembly at regency of Jeneponto. The analysis method applied in this research are qualitative method, comperative budget statement (CBS) and growth analysis. The result of this research indicated that planning process of Jeneponto Regency budget are top down approach and bottom up approach but it has not completely reflects the society’s need and aspiration. In budget process is still dominant by higher government and executive budget. Budget allocation side, for period of 1997/1998 - 2000, the budget allocation for current expennce average 63,21%, and development budget average 36,79%. The budget is allocated for bureaucracy service cost average 20,01%, and for public service cost average 79,99%.

Kata Kunci : Manajemen Anggaran, Pemerintah Daerah, Proses dan Alokasi, Evaluate process and alocation of budget.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.