Laporkan Masalah

Analisis abnormal return emisi saham perdana dengan Beta koreksi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya :: Studi kasus di Bursa Efek Jakarta Tahun 1997-2001

KURNIAWATI, Mila, Dr. Suad Husnan, MBA

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Tujuan dari tesis ini adalah untuk meneliti tingkat underpricing pada emisi saham perdana di Bursa Efek Jakarta dan meneliti apakah terdapat hubungan dan pengaruh antara size (nilai kapitalisasi), umur perusahaan, periode bullish, dan reputasi penjamin emisi terhadap abnormal return. Single Index Model (SIM) digunakan dalam penelitian ini, dimana beta dikoreksi terlebih dahulu dengan metode Fowler dan Rorke (satu lag dan satu lead) untuk menghindari bias akibat perdagangan saham yang jarang terjadi (infrequent trading). Data saham yang digunakan adalah data saham harian dengan sampel 73 perusahaan yang melakukan Initial Public Ofsering (PO) di BEJ untuk kurun waktu Januari 1997 sampai dengan Juni 200 1. Empat variabel yang diteliti adalah size (nilai kapitalisasi), umur perusahaan, periode bullish, dan reputasi penjamin emisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya underpricing pada hari pertama perdagangan. Abnormal Return positip yang signifikan hanya terjadi pada hari pertama perdagangan sedangkan pada hari kedua sampai dengan hari ketiga puluh tidak diperoleh abnormal return. Selain itu, dari empat variabel yang diteliti ternyata hanya variabel umur dan periode bullish saja yang mempengaruhi tingginya abnormal return dengan arah hubungan yang negatif

The purposes of this research are to study underpricing rate in the Initial Public Offering (PO) at the Jakarta Stock Exchange (JSE), and to study deeply about correlation and impact of the company’s size, company’s age, and reputation of underwriter to the abnormal return. Single Index Model (SIM) used in this research, where beta corrected beforehand with Fowler and Rorke Methods (one-lag and one-lead) to avoid bias that caused by infrequent trading. The stock data that used by the researcher is daily stock data. Then, 73 companies’ data was taken as the sample; these 73 companies are the Initial Public Offering (IPO) launchers at JSE in the period of January 1997 up to June 200 1. This study’s result shows there are underpricing in the first trading day. Abnormal Return Positive which significant only occurs in the first trading day; while in the second day to third day it does not occur. Be sides that, from the study of the four variables, the researcher found that only two variables (company’s age and bullish period) that have an impact to the high abnormal return with negative correlation

Kata Kunci : Abnormal Return, Emisi Saham Perdana, underpricing, abnormal return, size, age, and reputation of underwriter.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.