Pengaruh Kinerja Sosial dan Kinerja Lingkungan Perusahaan terhadap Biaya Utang (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Utama dan Subsektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia 2012-2014)
NI WAYAN DIAH PUSPITA SARI , Fu'ad Rakhman, S.E., M.Sc., Ph.D., CA
2016 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kinerja sosial dan kinerja lingkungan yang dilaksanakan oleh perusahaan terhadap biaya utang. Sampel penelitian adalah perusahaan-perusahaan pada sektor utama dan subsektor industri dasar dan kimia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode 2012-2014. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari Laporan Tahunan perusahaan. Variabel kinerja sosial diukur dengan indeks pengungkapan tanggung jawab sosial. Sedangkan, kinerja lingkungan diukur dengan penilaian peringkat kinerja perusahaan (PROPER) yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Hipotesis penelitian diuji dengan analisis regresi linear berganda. Penelitian ini juga mengikutsertakan ukuran perusahaan, umur perusahaan, market to book ratio, return on asset (ROA), interest coverage dan tingkat leverage sebagai variabel kontrol. Analisis data dan pengujian hipotesis menggunakan software Stata 10. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kinerja sosial memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap biaya utang. Perusahaan dengan indeks pengungkapan tanggung jawab sosial lebih baik mendapatkan biaya utang lebih murah. Sementara, kinerja lingkungan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap biaya utang.
ABSTRACT This research is aimed to analyze the influences of social performance and environmental performance conducted by company on its cost of debt. The samples of this research are firms in primary sector and basic industry and chemicals listed on Indonesia Stock Exchange for period 2012-2014. Data are taken from company's annual report. Social performance would be measured by corporate social responsibility (CSR) disclosure index. Environmental performance would however be estimated by using Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) ranking. The research hypotheses were tested using multi linear regression analysis. The research also includes firm size, firm age, market to book ratio, return on asset (ROA), interest coverage and leverage as control variables. Data analysis and hypothesis testing using Stata 10 Software. The result indicates that social performance has significant negative impact on cost of debt. Firms with better CSR disclosure index have a lower cost of debt. Meanwhile, environmental performance has no significant influence on cost of debt.
Kata Kunci : kinerja sosial, kinerja lingkungan, biaya utang, PROPER