ETOS KERJA KELOMPOK TANI DALAM MENJALANKAN USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA MELALUI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL GARUT (Studi atas Kelompok Tani Rukun Santoso di Dusun Kedungrejo, Kelurahan Wonolelo, Kecamatan Pleret, Bantul, Yogyakarta)
ANIK NOVITA SARI PUTRI, Dra. Agnes Sunartiningsih, MS.
2016 | Skripsi | S1 ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)Setiap manusia pasti mempunyai tanggung jawab yang harus dipenuhi semasa ia berada di dalam kehidupannya. Salah satu wujud tanggung jawab tersebut adalah menuntut ilmu, beribadah kepada Maha Pencipta dan salah satu terpentingnya yaitu sebagai makhluk bekerja. Entah itu bekerja untuk mencari nafkah, untuk beribadah, untuk mengabdi, sebagai aktualisasi diri atau karena hal lain. Secara khusus, bekerja adalah hakekat manusia yang diartikan sebagai memenuhi kebutuhan agar mendapatkan kualitas hidup. Oleh karenanya, apabila manusia melakukan suatu pekerjaan yang digeluti harus mengupayakan kode etik yaitu bekerja secara baik serta mengandalkan nilai dan norma sebagai pedoman. Wujud tersebut difungsikan agar mencapai titik tujuannya dengan optimal, sehingga setiap manusia dapat merasakan kesejahteraan baik dari segi ekonomis dan prestasi akibat kemampuannya yang dikerahkan semasa ia jalankan. Hal tersebut dinamakan etos kerja. Etos kerja adalah refleksi dari sikap hidup mendasar manusia dan dapat memengaruhi perilaku seseorang dalam bekerja yang diasumsikan sebagai peranan penting terhadap kebiasaan-kebiasaan manusia selama menajalakan pekerjaan itu. Penelitian ini beranjak dari fenomena yang terjadi di dusun Kedungrejo, Wonolelo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Meskipun dinilai sebagai desa tertinggal, yaitu Wonolelo, setelah kejadian pasca gempa mengalami perubahan dan peningkatan secara bertahap. Diantaranya meningkatnya kemampun dan kemandirian para kelompok tani. Implementasi yang dijalankan sejak berdiri salah satunya adalah peningkatan program usaha industri rumah tangga melalui kelompok. Fokus penelitian ini ditujukan kepada Kelompok Tani Rukun Santoso yang menjalankan sebuah usaha baru dari pangan lokal garut. Melihat dari gejala fenomena kelompok tersebut ketika menjalankan sebuah usahanya dirasa memiliki tingkat antusias dan semangat tinggi, maka penelitian ini mengarah pada etos kerja Kelompok Tani Rukun Santoso. Penelitian kualitatif adalah jenis yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data dan menganalisa data baik sekunder maupun primer. Sehingga analisis data tersebut diperoleh dari beberapa informan yang dipilih secara purposive. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk etos kerja Kelompok Tani Rukun Santoso dalam menjalankan usaha industri rumah tangga melalui pemanfaatan pangan lokal garut adalah dengan kekhasannya sikap gotong royong untuk memperkaya silaturahmi, harmoni, dan rumangsa. Dalam artian bahwa rumangsa (menyadari) hidup di desa harus disertai dengan usaha kerja keras. Etos kerja dari kelompok tersebut memandang positif dalam bekerja dan berfikir jika ingin berhasil mencapai tujuannya, baik secara individu maupun kelompok harus memperhatikan pula nilai ibadah, jujur, ikhlas dan disiplin, gigih serta senang agar tidak menjadi beban semasa bekerja. Maka etos kerja yang tercipta di Kelompok Tani Rukun Santoso adalah ciri-ciri etos kerja secara islami.
Every human being must have responsibilities that must be met when she was in life. One of these responsibilities is to study, worship of the Creator and one of his most important works are as beings. Whether you work for a living, to serve, as self-actualization, or because of other things. In particular, work is the essence of the human being is defined as meeting the needs in order to get the quality of life. Therefore, when people do a job that was involved should pursue a code of ethics that is working well and rely on values and norms as guidelines. The existence enabled in order to reach its goal by the optimal point, so that every human being can experience both in terms of economic well-being and performance due to its ability to be deployed when it is run. It is called a work ethic. Work ethic is a reflection of the fundamental human attitude to life and can affect a person's behavior in a work that is assumed to be an important part of human habits for carrying out the work. This research moved from the phenomena occurring in the hamlet Kedungrejo, Wonolelo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Although rated as underdeveloped villages, namely Wonolelo, after the incident post-quake changes and increased gradually. Among the rising of capability and independence of farmers' groups. Implementation run since taking up one of them is an increase in domestic industry program through a group. The focus of this study is addressed to Farmers Group Rukun Santoso who runs a new business from local food arrowroot. Viewed from the symptoms of the phenomenon of the group when running the business is considered to have a high level of enthusiasm and passion, this research led to the work ethic Farmers Group Rukun Santoso. Qualitative research is a type that is used by researchers to collect data and analyze data both secondary and primary. So that analysis of data obtained from several informants were selected purposively. Findings from this study indicate that this form of work ethic Farmer Group Rukun Santoso in running the domestic industry through the use of local food arrowroot is peculiar attitude to enrich a relationship of mutual cooperation, harmony, and realized. In the sense that realized living in the village must be accompanied with hard work. The work ethic of the group looked at the positive in working and thinking if it is to successfully achieve its objectives, either individually or in groups must also consider the value of worship, honest, sincere and disciplined, persistent and happy to not be a burden during work. So the work ethic that is created in Farmers Rukun Santoso is a characteristic work ethic Islamically.
Kata Kunci : Etos Kerja, Usaha Industri Rumah Tangga, Kelompok Tani, Pangan Lokal