Strategi penciptaan nilai bagi pemegang saham penerapan konsep value-building growth pada industri rokok Indonesia
PUTRO, Ariyo, Dr. Hani Handoko, MBA
2002 | Tesis | Magister ManajemenPenciptaan nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang, merupakan dasar stiap pengambilan keputusan dalam setiap organisasi. Paradigma modem mengatakan, dalam usaha penciptaan nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang, perusahaan hams mendorong pertumbuhan bottom-line dan top-line secara bersamaan, meskipun tingkat keefekifan dari pertumbuhan top-line tidak dapat diperkirakan secara akurat dalam pengukuran akuntansi. Sehingga kebanyakan perusahaan lebih memfokuskan diri dalam meningkutkan efisiensi ketimbang meningkatkan pertumbuhan top-line. Di era ekonomi modern, pertumbuhan merupakan faktor esensial yang menentukun kesuksesan dan daya tahan hidup dalam setiap bisnis. Secara alamiah, pertumbuhan akan mengorbankan tingkat efisiensi dan profit perusahaan. Yang menjadi permasalahan adalah, bagaimana perusahaan melakukan gerakan ehpansif tanpa memberikan dampak negatif terhadap nilai pemegang saham? Orientasi terlalu fokus pada profit akan sama merugikannya dengan orientasi terlalu fokus pada pertumbuhan. Konsep Value-Building Growth menyarankan agar perusahaan mengimplementasikan strategi keseimbangan antara pertumbuhan bottom-line dan top-line. Perusahaan terkuat adalah adalah mereka yang menyadari dan mengerti pentingnya inovasi dan improvement. Mereka adalah perusahaan yang disebut value growers. Hypercompetition dalam industri rokok di Indonesia, terindikasi dari persaingan perusahaan dalam mmgalahkun pesaing-pesaingnya secara bergantian dalam waktu yang relatif singkat. Penggunaan konsep Value-Building Growth dalam melakukan analisa terhadap persaingan industri tersebut, akan mengihdikasikan posisi persaingan antar perusahaan di dalam salah satu alat strategic group mapping yang disebut growth matrix, yang dijadikan dasar Iogika dalam penentuan formulasi strategi bagi peksahaan untuk mengalahkan pesaing maupun mempertahankun posisinya. Konsep Value-Building Growth adalah semacam alat navigasi bagi para manager, konsultan dan ahli strategi perusahaan e p t e n kapal) dalam memimpin dan mengarahkan arah berlayar kapal besar tersebut (perusahaan). Dengan menjadi Value Growers, perusahaan akun mengalahkan pesaingnya dalam hal pertumbuhan bottom-line dun top-line dan secara otomatis menciptakan nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang
Long-term shareholders value creation is the main purpose of every organization ‘s objectives in every decision making. Nowadays paradigm, in creating long-term value, companies should co-create both bottom-line growth and top-line growth, even though the top-line growth could not be predicted in accountancy measurement. Thus, most of companies chosed in focusing on bottom-line growth rather the top-line. In today’s economy growth is essential to the success and longevity of any business. Growth, by its very nature requires some sacrifice of bottom-line profits. The constraint is, how do companies expand without negatively impacting shareholders value in the longterm? An orientation toward pure profit can be just as damaging as an orientation that espouses growth at all costs. The Value-Building Growth Concept suggested companies need to achieve a strategic balance between top-line and bottom-line growth in order to flourish and enjoy staying power. The strongest companies are those that recognize and understand the importance of both innovation and improvement. These companies are value growers. Indonesian tobacco’s industry showed a high level of hypercompetition, that every compqny outpeformed their rival periodically quick. Using Value-Building Growth Concept on analyzing the industry’s competition, will show each company ’s position compared with their rivals in term of strategic group mapping on the growth matrix, that become logically based of consideration in formulating companies ’ next strategy to outper$orm rivasl or maintaining position. Value-Building Growth Concept is kind of navigation tooI for companies’ managers, consultants aad strategists (ship captain) in order to lead and point, where the big,ship (company) will cruise. By becoming the value growers, companies will outpeformed their rivals on bottom-line and top-line growth, and create long-term of shareholders value.
Kata Kunci : Pemegang Saham, Value, Building Growth, Shareholders value creation & Value-Building Growth.