PENGARUH METODE THAWING SEMEN BEKU MENGGUNAKAN AIR HANGAT DAN AIR ES TERHADAP ANGKA KONSEPSI SAPI PERANAKAN ONGOLE DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL
ADELLYNA CHRISSANDRA, drh Sri Gustari, MP.
2016 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANPeningkatan produktivitas dan reproduksi ternak sapi lokal melalui optimalisasi inseminasi buatan merupakan salah satu kegiatan pokok untuk mencapai swasembada daging di Indonesia. Metode thawing semen beku memiliki pengaruh terhadap kualitas semen dalam menghasilkan kebuntingan pada inseminasi buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode thawing semen beku menggunakan air hangat dan air es terhadap angka konsepsi pada inseminasi buatan sapi Peranakan Ongole di Kabupaten Gunungkidul. Sejumlah 20 ekor sapi Peranakan Ongole dibagi menjadi dua kelompok perlakuan. Kelompok I terdiri dari 10 ekor sapi yang diinseminasi menggunakan straw semen beku yang dithawing dengan air hangat (37 C) selama 30 detik dan kelompok II terdiri dari 10 ekor sapi yang diinseminasi menggunakan straw semen beku yang dithawing dengan air es (6-8 C) selama 30 detik. Kedua kelompok diperiksa kebuntingan secara per-rektal setelah 3 bulan inseminasi. Hasil pemeriksaan kebuntingan ditabulasi dan dianalisis menggunakan uji Chi-square (X2) dengan program IBM SPSS Statistic 20. Hasil analisis data angka konsepsi menggunakan Chi-square (X2) menunjukkan P > 0,05 dan X2 < 3,84. Hasil ini menunjukkan tidak ada pengaruh yang nyata antara metode thawing menggunakan air hangat dan air es terhadap angka konsepsi.
Increased in productivity and reproduction of local cattle through artificial insemination is one of the main activities to achieve self-sufficiency in meat availability in Indonesia. Thawing methods of frozen semen has an influence on the quality of semen to produce a pregnancy in artificial insemination. This research aims to determine the effect of different thawing methods of frozen semen using warm water and ice water to the conception rate of Ongole crossed-breed cows in Gunungkidul. Twenty samples of Ongole crosses-breed cows were divided into two treatment groups. Group I consisted of 10 cows were inseminated using frozen semen which thawed using warm water (37 C) for 30 seconds and group II consisted of 10 cows were inseminated using frozen semen which thawed using ice water (6-8 C) for 30 seconds. Both groups was examinated by rectal palpation after three months of insemination. The result of examination was tabulated and analyzed using Chi-square (X2) by IBM in SPSS Statistic 20 program. The results of conception rate data analysis using Chi-square (X2) method show that P > 0.05 and X2 < 3,84. These result indicate that the thawing methods using warm water and ice water lack influence to the conception rate.
Kata Kunci : sapi PO, thawing, angka konsepsi