Laporkan Masalah

HUBUNGAN GENANGAN BANJIR DENGAN KARAKTERISTIK FISIK KAWASAN PERKOTAAN YOGYAKARTA

NOVAN DWIKY ADIMAS, Dr. M. Pramono Hadi M.Sc.

2016 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan genangan yang sering terjadi di daerah perkotaan yang sering disebabkan tidak diindahkannya tata ruang air. Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY) merupakan kawasan perkotaan yang ada di Provinsi D.I. Yogyakarta hasil proses aglomerasi perkembangan perkotaan yaitu fisik bangunan, jumlah dan kepadatan penduduk, dan perilaku masyarakat di dalamnya. Studi mengenai genangan banjir sangat sesuai apabila diterapkan di daerah KPY mengingat setidaknya ditemui 52 titik lokasi genangan yang ada di KPY. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sebaran genangan banjir maupun karakteristik di dalamnya yang ada di KPY dan mengetahui hubungan persentase jumlah kejadian genangan yang telah diketahui terhadap karakteristik fisik KPY. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan melakukan pemetaan sebaran genangan yang telah dilakukan melalui proses panjang dari survei, pengolahan data, hingga pada hasil. Desain penelitian ini juga menekankan pada korelasi sederhana hubungan kedua data yang telah dipisah berdasar jenisnya yaitu variabel bebas dan variabel terikat serta telah dilakukan pengolahan nilai pada setiap variabelnya. Seluruh genangan yang telah dilakukan survei, 40,39 persen berada di jalan lokal, 36,42 persen di jalan arteri dan sisanya berada di jalan kolektor. Hal ini dikarenakan tidak ada dan tidak berfungsinya saluran drainase di tempat lokasi terutama di jalan sempit yang kurang perhatian pembangunan saluran. Karakteristik genangan yang sering ditemui di KPY yaitu ketinggian 30-40 cm dan luasan 1000-2000 m2 serta 46,15 persen genangan di KPY memiliki waktu surut atau menggenang selama kurang dari 1 jam. Terdapat perbedaan karakteristik genangan baik menurut survei primer pada penelitian ini maupun menurut data sekunder. Hal ini bisa terjadi karena perbedaan metode pengumpulan data, asumsi yang digunakan ataupun parameter-parameter yang digunakan dalam pengukuran di lapangan pada variabel.

This study is motivated by the problem of inundation events that often occur in urban areas and that often caused by unmanaged spatial water system. Urban Area of Yogyakarta (KPY) is an urban area in the province D.I. Yogyakarta result of urban agglomeration development: physical building, population or density, and the behavior of people in it. Studies on floodwaters very appropriate when applied in areas KPY recall at least encountered 52 points puddle locations in KPY. The goal of this research is to find out the distribution of the points floodwaters and characteristics in it that is in KPY and determine the relationship of inundation has been known to the physical characteristics of KPY. The technique of analysis in this study is descriptive analysis by mapping the distribution of inundation has been done through a long process of surveying, data processing, up on the results. The design of this study also pressure the simple correlation relationship between two data have been separated based on its type, namely independent variable and dependent variable and has made the processing of value to each variable. The whole floodwaters that have been surveyed, 40.39 percent were in local roads, arterial roads 36.42 percent and the rest are in the collector road. This is because the malfunctioning of the drainage channel at the location, especially on the narrow road that is less noticed development channels. Characteristics of floodwaters that are often encountered in KPY have a height of 30-40 cm and an area of 1000-2000 m2 and 46.15 percent in KPY floodwaters have receded time or stagnant water for less than 1 hour. There are differences in the characteristics of a good inundation by a primary survey in this study as well as by secondary data. This can occur because of differences in data collection methods, assumptions used or the parameters used in field measurements on variable.

Kata Kunci : genangan banjir, drainase, penggunaan lahan, kawasan perkotaan / puddle flood, drainage, land use, urban area

  1. S1-2016-316581-abstract.pdf  
  2. S1-2016-316581-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-316581-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-316581-title.pdf