Laporkan Masalah

Pelaksanaan Perjanjian Kerjasama antara PT. PERTAMINA (Persero) dengan Pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Penyaluran dan Pemasaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Yogyakarta

HENDRA FEBRI, Ninik Darmini, S.H.,M.Hum

2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan asas keseimbangan dalam pelaksanaan perjanjian kerja sama antara PT. PERTAMINA (Persero) dengan Pengusaha SPBU dalam kegiatan Penyaluran dan Pemasaran BBM di Kota Yogyakarta. Serta mengetahui perlindungan hukum yang diberikan oleh PT. PERTAMINA bagi Pihak Pengusaha SPBU dalam hal terjadi keterlambatan penyaluran BBM kepada pihak SPBU sesuai dalam perjanjian kerja sama. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian hukum adalah dengan pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini dilakukan dengan cara meneliti permasalahan langsung yang ada dengan penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer (Field Research). Untuk melengkapi dan membandingkan data tersebut maka dilakukan penelitian bahan pustaka yang merupakan data sekunder yang disebut (Library Research). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan asas keseimbangan dalam Perjanjian Kerja sama secara umum belum menerapkan secara optimal. Masih banyak ketentuan/klausula dalam Perjanjian Kerja sama yang memberatkan salah satu pihak khususnya pihak Pengusaha SPBU. Perlindungan hukum yang diberikan oleh PT. PERTAMINA dalam perjanjian kerja sama tersebut khususnya permasalahan keterlambatan penyaluran BBM kepada pihak SPBU, PT. PERTAMINA didalam perjanjian kerja sama memberikan perlindungan hukum yang lemah terhadap pihak SPBU. Dalam perjanjian kerja sama tidak mengatur sanksi yang dapat diberlakukan apabila PT. PERTAMINA melakukan keterlambatan penyaluran BBM kepada pihak SPBU. Kata Kunci : Perjanjian Kerja sama, Pelaksanaan Perjanjian Kerjasama PT. PERTAMINA

The aim of this study is to determine the application of the equilibrium priciple on the coorperation agreement between PT. Pertamina (Persero) with Employers fuel stations in activities of Distribution and Marketing of fuel in Yogyakarta. And to know the legal protection that provided by PT. Pertamina (Persero) for Employers fuel stations in case delay in the distribution of fuel. The method used in the study is juridical and empirical approach. This research was done by researching on field by existing problems. Meanwhile, to complement the data was also investigated by researching on library materials and agreement about the legal product which is call secondary data on library research. Based on the research finding it can be known that implementation of equilibrium principle on agreement in general have not implemented optimally. Many provisions or clauses in the agreement was aggravating one of the parties, especially the fuel stations Employers. On agreement, PT. Pertamina (Persero) has provided weak legal protection against the employers. In coorporation agreement has not stipulate about sanctions that can be applied if PT. Pertamina delays in the distribution of fuel. Keywords: Coorporation agreement, Implementation coorporation agreement of PT. Pertamina

Kata Kunci : Perjanjian Kerja sama, Pelaksanaan Perjanjian Kerjasama PT. PERTAMINA / Coorporation agreement, Implementation coorporation agreement of PT. Pertamina

  1. S1-2016-334370-abstract.pdf  
  2. S1-2016-334370-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-334370-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-334370-title.pdf