ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN INDIKATOR-INDIKATOR PENGALAMAN BIASA DAN LUAR BIASA WISATA PETUALANGAN
ZUNAN SETIAWAN, SE.,MM., PROF. DR. BASU SWASTHA DHARMMESTA, MBA.; DR. BERNARDINUS MARIA PURWANTO, MBA.
2016 | Disertasi | S3 ManajemenStudi ini menguji hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi pengalaman biasa dan luar biasa wisata petualangan yaitu keselarasan alam, komunitas, pengembangan pembaharuan diri, kenikmatan hidup, pengalaman baru, motivasi, dan harapan. Sementara, indikator-indikator pengalaman biasa meliputi kenangan mudah dilupakan, kenyamanan, kemudahan, dan kedamaian. Indikator pengalaman luar biasa meliputi kenangan sulit dilupakan, kekaguman, kebahagiaan batin, dan kegairahan. Pengujian faktor-faktor yang mempengaruhi dan indikator-indikator pengalaman biasa dan luar biasa menggunakan model pengujian multiple indicator multiple causes (MIMIC). Responden studi ini adalah 918 individu yang telah melakukan wisata petualangan secara berkelompok dalam satu tahun terakhir di provinsi Bali. Karakteristik partisipan didominasi berdasarkan jenis kelamin yaitu laki laki, berdasarkan usia yaitu 21-50 tahun, dan latar belakang pekerjaan yaitu karyawan perusahaan swasta. Studi ini menggunakan desain survei kuesioner dengan tingkat respon pengisian yang benar adalah 91,8 %. Studi ini menggunakan model Multiple Indicators and Multiple Causes (MIMIC). Studi ini mengungkapkan bahwa komunitas menjadi faktor yang mempunyai pengaruh positif terbesar pada pengalaman luar biasa. Keselarasan alam tidak mempunyai pengaruh pada pengalaman biasa. Namun, mempunyai pengaruh positif pada pengalaman luar biasa. Komunitas mempunyai pengaruh negatif pada pengalaman biasa. Namun, mempunyai pengaruh positif pada pengalaman luar biasa. Pengembangan pembaharuan diri mempunyai pengaruh negatif pada pengalaman biasa. Namun, mempunyai pengaruh positif pada pengalaman luar biasa. Pengalaman baru mempunyai pengaruh negatif pada pengalaman biasa dan tidak mempunyai pengaruh pada pengalaman luar biasa. Kenikmatan hidup mempunyai pengaruh negatif pada pengalaman biasa dan tidak mempunyai pengaruh pada pengalaman luar biasa. Motivasi mempunyai pengaruh negatif pada pengalaman biasa dan tidak mempunyai pengaruh pada pengalaman luar biasa. Harapan tidak mempunyai pengaruh pada pengalaman biasa. Namun, mempunyai pengaruh positif pada pengalaman luar biasa. Hasil analisis menjelaskan bahwa nilai goodness of fit model empiris penelitian ini mempunyai nilai yang tinggi. Saran dan implikasi studi juga didiskusikan.
This study examines relationship factors influences and indicators ordinary and extraordinary experience of adventure tourism, that is harmony of nature, community, personal growth of self renewal, enjoyment of life, new experience, motivation, and expectation. Meanwhile, indicators ordinary experience includes unmemorable experience, comfort, convenience, and peace. Indicators extraordinary experience includes memorable experience, admiration, inner happiness, and excitement. Testing of the factors that influence and indicators ordinary and extraordinary experience using multiple indicator multiple testing models causes (MIMIC). Respondents of this study were 918 individuals who have been doing adventure travel in groups past year in Bali Province. Characteristics of participants are dominated by male gender, by age is 21-50 years old and background jobs are employees of private companies. The study used a questionnaire survey design with the correct response rate charge is 91.8%. This study uses a model of multiple indicators and multiple causes (MIMIC). This study tested factors and indicators of ordinary and extraordinary experience. Community became a factor that has greatest positive influence on extraordinary experience. Harmony of nature has no effect on ordinary experience. However, it has a positive influence on extraordinary experience. Communitas have a negative impact on ordinary experience. However, it has a positive influence on extraordinary experience. Personal growth of self renewal had a negative impact on ordinary experience. However, it has a positive influence on extraordinary experience. New experience have a negative impact on ordinary experience and does not have an influence on extraordinary experience. Enjoyment of life has a negative impact on ordinary experience and does not have an influence on extraordinary experience. Motivation has a negative impact on ordinary experience and does not have an influence on extraordinary experience. Expectation has no effect on ordinary experience. owever, it has a positive influence on extraordinary experience. Results of the analysis the value of goodness of fit is high. Suggestions and implications of the study are also discussed.
Kata Kunci : keselarasan alam, komunitas, pengembangan pembaharuan diri, pengalaman baru, kenikmatan hidup, motivasi, harapan, pengalaman biasa, pengalaman luar biasa