Analisis variabel-variabel yang mempengaruhi haircut agunan saham non perbankan :: Studi empirik pada PT Kliring penjaminan efek Indonesia
SETYAWAN, Ivan Guruh, Dr. Marwan Asri SW., MBA
2002 | Tesis | Magister ManajemenPT KPEI menggunakan manajemen resiko sebagai alat untuk mengukur semua resiko yang harus ditanggung oleh KPEI dimana KPEI berperan sebagai counterparty atau penjamin. Saham yang ada di rekening agunan di nilai sesuai dengan nilai pasar dikurangi diskonhaircut tertentu. Haircut merupakan suatu prosentase dikurangi nilai pasar saham sesuai pergerakan harga. Ada banyak faktor yang mempengaruhi haircut, salah satunya adalah kinerja perusahaan. Untuk melihat kinerja keuangan perusahaan diperlukan ukuran-ukuran tertentu. Ukuran yang sering digunakan adalah rasio keuangan yang menunjukkan hubungan antara satu atau lebih data keuangan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor (rasio keuangan) apa yang mempengaruhi haircut agunan saham, baik secara bersarna-sama maupun secara individual yaitu rasio keuangan yang paling dominan. Sampel yang digunakan adalah 39 perusahaan dengan kelompok saham yang paling aktif diperdagangkan. Ada lima variabel (rasio keuangan) yang dianalisa, yaitu current ratio, debt to equity ratio, operating profit margin, return on equity dan price earning ratio. Hasil penelitian menunj ukkan bahwa baik secara bersama-sama maupun parsial, kelima faktor tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap haircut agunan saham lion perbankan. Variabel current ratio merupakan variabel paling signi fikan mempengaruhi haircut agunan saham dalam perusahaan non keua
KPEI uses risk management to measure the total risk the member represents to KPEI in which KPEI acts as counterparty or risk guarantor. Securities in the colleteral account are value at market value, less a specific haircut for that of security. Haircut is a percentage (parameter) deducted from the market value of a security to cover price volatility. There are some factor that influence haircut. One of them is company condition. To see the company financial performance is needed special measurement, one of the way is by its financial ratios. The purpose of this thesis is what factors (financial ratios) that influence colleteral haircut for that security non banking. In this thesis sample data is 39 company that listed in Jakarta Stock Exchange. Factors that analyzed is change in current asset ratio, debt to equity ratio, operating profit margin, return on equity, and price earning ratio The result shows whole current asset ratio, debt to equity ratio, operating profit margin, return on equity, and price earning ratio have simultaneously significant to the haircut for that of security in non banking industry. Individual analysis shows current asset ratio, debt to equity ratio, operating profit margin, return on equity, and price earning ratio are significant to the haircut for that of security in non banking industry with variable current ratio that influence the most.
Kata Kunci : Ratio Keuangan,Haircut Agunan, Harcut Agunan, Current Ration, Debt to Equity Ration, Operating Profit Margin, Return on Equity