Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Keterlibatan Lokasi Ekstranodal dengan Diffuse Large B Cell Lymphoma Varian Sentroblastik dan Imunoblastik di RSUP Sardjito Tahun 2012-2014
HILDA DWI MAHARDIANI, dr. Nungki Anggorowati, Ph.D ; dr. Indrawati, Sp.PA(K)
2015 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERLatar belakang: Diffuse large B cell lymphoma (DLBCL) merupakan subtipe limfoma nonHodgkin yang paling sering terjadi terutama pada lansia. Pria lebih sering terkena dan lokasi yang terlibat termasuk nodal dan ekstranodal. Pada tahun 2008 WHO mempublikasikan klasifikasi tumor jaringan hematopoietik dan limfoid terbaru. Salah satu prinsip klasifikasi ini adalah dengan mengidentifikasi penyakit berdasarkan morfologinya. Penelitian mengenai hubungan usia, jenis kelamin dan keterlibatan lokasi ekstranodal dengan morfologi DLBCL, berdasarkan klasifikasi WHO terbaru, masih terbatas di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Spesimen blok parafin dengan diagnosis DLBCL pada tahun 2012-2014 dibuat sediaan histopatologisnya dan diwarnai menggunakan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Morfologi varian sentroblastik dan imunoblastik diikutsertakan dalam penelitian ini. Karakteristik klinis pasien berupa usia, jenis kelamin dan keterlibatan lokasi ekstranodal dilihat dalam rekam medis. Hubungan antara onset usia terdiagnosis, jenis kelamin dan keterlibatan lokasi ekstranodal dengan DLBCL varian sentroblastik dan imunoblastik dianalisis menggunakan Chi-Square test dengan interval kepercayaan 95% dan p<0.05. Hasil : Pasien dengan varian sentroblastik lebih banyak terdiagnosis pada usia <=60 tahun (p=0,047). Selain itu, varian ini cenderung lebih sering terjadi pada pria (p=0,24) dan melibatkan lokasi ekstranodal (p=0,120) dibandingkan varian imunoblastik, namun keduanya tidak bermakna signifikan. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara morfologi DLBCL dengan usia terdiagnosis dimana varian sentroblastik lebih banyak terdiagnosis pada subyek dengan usia <=60 tahun. Tidak ada hubungan antara morfologi DLBCL dengan jenis kelamin dan keterlibatan lokasi ekstranodal, meskipun kedua karakteristik tersebut cenderung lebih banyak memperlihatkan morfologi sentroblastik. Kata Kunci: Diffuse large B-cell lymphoma; Klasifikasi WHO 2008; Sentroblastik; Imunoblastik; Usia; Jenis kelamin; Lokasi ekstranodal
Background: Diffuse large B cell lymphoma (DLBCL) is the most common subtype of non-Hodgkin's lymphoma in elderly. Males are commonly affected and sites of involvement include lymph nodes or extranodal sites. In 2008, World Health Organization (WHO) published a new classification of tumours of hematopoietic and lymphoid tissues. One of its classification is identification the disease based on morphological features. The study of correlation between age, gender and extranodal involvement with morphology of DLBCL based on current World Health Organization (WHO) classification is limited in Indonesia. Methode: cross sectional study was done to collect the clinical and pathological characteristics of patients. The morphology was identified by Haematoxylin-Eosin Staining. Centroblastic and immunoblastic variants were included in this study. Age of diagnosis, sex and extranodal involvement were collected from medical record. Chi-Square test was done to analyze the correlation between morphology of tumour with age of diagnosis, sex and extranodal involvement using 95% Confidence Interval and P=0,05. Result : patients with centroblastic variant were more common to be diagnosed at <=60 years old (p=0,047). This variant was also likely to appear in men (p=0,24) and tend to involve extranodal site (p=0,120) compare with immunoblastic variant. Conclussion : there is correlation between age of diagnosis and morphology of DLBCL and there is no correlation between morphology of DLBCL and sex or extranodal involvement. Keywords: Diffuse large B-cell lymphoma; WHO Classification 2008; Centroblastic; Immunoblastic; Age; Sex; Extranodal Involvement.
Kata Kunci : Keywords: Diffuse large B-cell lymphoma; WHO Classification 2008; Centroblastic; Immunoblastic; Age; Sex; Extranodal Involvement.