Laporkan Masalah

PEMETAAN DAN INVENTARISASI KAWASAN LINDUNG TIDAR MAGELANG UNTUK JASA LINGKUNGAN

YUNITA DWI KURNIA PUTRI, Dr. Ir. Ris Hadi Purwanto, M.Agr.Sc.

2016 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Dalam Penataan Hutan, Pemetaan kawasan dan Inventore tegakan merupakan dua hal utama yang harus dilakukan. Pemetaan kawasan mengenai penutupan dan penggunaan lahan dilakukan dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jarak jauh, karena data penginderaan jauh melalui program Landsat ataupun program citra lain telah mampu menghasilkan data spasial yang kontinu dalam jangka panjang. Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) merupakan salah satu program pengolah citra yang banyak digunakan untuk mengetahui kelas penggunaan lahan melalui indikator kerapatan tajuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis � jenis tutupan lahan, simpanan karbon dan potensi wisata di Kawasan Lindung Tidar Magelang seluas 73 Ha. Penelitian dilakukan dengan menganalisis nilai NDVI, membuat Petak Ukur (PU) sebanyak 30 sampel yang tersebar merata dalam semua jenis kelas kerapatan. Data yang diambil berupa Jenis, Jumlah, Tinggi, dan Diameter Pohon untuk mengetahui potensi karbon, dan analisis kualitas visual dilakukan untuk mengetahui kesesuaian kawasan wisata di lokasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis bentuk tutupan lahan yang ada di Kawasan Lindung Tidar yaitu kawasan bervegatasi seluas 57,66 Ha, Petilasan (maqam) seluas 0,11 Ha, Lapangan upacara AKMIL seluas 0,26 Ha dan Kawasan Akademi Militer (AKMIL) untuk latihan tempur seluas 14,97 Ha. Khusus untuk kawasan bervegetasi terbagi menjadi tiga kelas kerapatan berdasarkan nilai index vegetasi yaitu 0,10-0,30 masuk dalam kerapatan rendah, 0,32 � 0,40 untuk kerapatan sedang dan 0,42 � 0,80 untuk kerapatan tinggi. Berdasarkan hasil inventarisasi, simpanan karbon untuk masing � masing kelas kerapatan adalah 60,533 ton C/Ha untuk kerapatan tinggi, 133,933 tonC/Ha untuk kerapatan sedang, dan 185,236 ton C/Ha untuk kerapatan rendah. Selain itu berdasarkan hasil analisis kualitas visual dengan metode Leopold, kawasan ini masuk dalam kategori sedang, yaitu sesuai untuk pengembangan wisata seperti wisata religi dan jenis wisata lainnya seperti wisata tracking dan piknik.

In a forest demarcation, forest inventory and mapping are two essential activities. Geography Information System (GIS) and Remote sensing are the useful programs that can divide land cover and landuse of a forest area and were intepreted in a forest area map, this is due to data from those programs can deliver a continous and long-term period of spasial informations. Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) was the one of image procesing data that can know the difference of land using with canopy coverage indicator. The aim of this research were to know the Landuse types, Carbon sequestration and tourism potential at 73 Ha large Tidar Magelang Protection Area. NDVI value analyse was used to divide Forest Canopy Coverage level, and 30 sampling plots were spreaded evenly in all types of Canopy Coverage to estimate its carbon storage. The taken data were Type, Number, Height and Breast High Diameter (dbh) of trees, also Visual Quality Analyse was used to identify the conformity of tourism area. The results showed that there were four types of Landuse in Tidar Magelang Protection Aea, those are Vegetation area with 57,66 Ha large, Maqam with 0,11 Ha large, Military Field Ceremony with 0,26 Ha large and Military area as fire training (AKMIL) with 14,97 Ha large. In particular, NDVI value divides vegetation area into three classes of canopy coverage level, those are 0,10 � 0,30 value for Low canopy coverage, 0,32 � 0,40 for Midle canopy coverage and 0,42 � 0,80 for High canopy coverage . Carbon storage for each classes are 60,533 ton C/Ha for High, 133,933 ton C/Ha for Midle and 185,236 ton C/Ha for Low level of canopy coverage. Based on Visual Quality Analyse which using Leopold Method, this area was appropriate to develop as a tourism area, such as pilgirm, tracking and picnic type.

Kata Kunci : Pemetaan Hutan, Inventarisasi Tegakan dan Simpanan Karbon