Laporkan Masalah

PENGARUH FAKTOR VOLATILITAS TERHADAP RETURN DARI PENGGUNAAN ANALISIS TEKNIKAL DI BURSA EFEK INDONESIA

MUHAMMAD ASYHAR, Suad Husnan, Dr., M.B.A.

2016 | Skripsi | MANAJEMEN

Penelitian ini menguji pengaruh faktor volatilitas terhadap return yang dihasilkan dari penggunaan analisis teknikal. Volatilitas perubahan harga saham digunakan sebagai proksi yang merefleksikan ketidakpastian informasi mengenai nilai prospek saham. Pendekatan analisis teknikal yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan pola candlestick. Pola candlestick menghasilkan sinyal positif dan negatif. Sinyal positif mengindikasikan akan terjadinya kenaikan harga atau return positif, sedangkan sinyal negatif mengindikasikan akan terjadinya penurunan harga atau return negatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 146 saham BEI yang paling volatil sebagai kelompok saham volatil dan 146 saham BEI yang paling tidak volatil sebagai kelompok saham non-volatil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara return kelompok saham volatil dengan return kelompok saham non-volatil pada saat terdapat sinyal positif, namun terdapat perbedaan yang signifikan antara return kelompok saham volatil dengan return kelompok saham non-volatil pada saat terdapat sinyal negatif. Faktor volatilitas dengan demikian tidak berpengaruh terhadap return dari penggunaan analisis teknikal pada saat terdapat sinyal positif, tetapi berpengaruh terhadap return dari penggunaan analisis teknikal pada saat terdapat sinyal negatif. Hasil tersebut menunjukkan adanya respon yang berbeda dari investor ketika menghadapi berita baik dan ketika menghadapi berita buruk. Hasil penelitian ini mendukung konsep keuangan keperilakuan bahwa investor tidak selalu bersikap rasional dalam membuat keputusan investasi. Hasil penelitian ini juga mendukung penggunaan strategi short-selling, sayangnya, di Bursa Efek Indonesia strategi ini tidak dapat dilakukan dengan mudah.

This study examines the effect of volatility factor on return generated from the use of technical analysis. Volatility of price change is used as a proxy that reflects information uncertainty regarding the prospect value of the stock. Technical analysis approach used in this study is candlestick pattern approach. Candlestick patterns generate positive signals that indicate impending price increase or positive return and negative signals that indicate impending price drop or negative return. The samples used in this study are 146 most volatile stocks as a group of volatile stocks and 146 least volatile stocks as a group of non-volatile stocks. Research results indicate that there are no significant differences between return from volatile group and return from non-volatile group in case of positive signals, but there are significant differences between return from volatile group and return from non-volatile group in case of negative signals. Volatility factor, thus, has no effect on return generated from the use of technical analysis when there is a positive signal, but it affects return generated from the use of technical analysis when there is a negative signal. These results indicate different response from investors when facing good news and bad news. The results support the concept of behavioral finance in which investors do not always act rationally when making investment decisions. The results also support the use of short-selling strategy. Unfortunately, that strategy cannot be done easily in the Indonesia Stock Exchange.

Kata Kunci : efficient market hypothesis, technical analysis, candlestick patterns, price volatility, information uncertainty, behavioral finance

  1. S1-2016-311737-abstract.pdf  
  2. S1-2016-311737-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-311737-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-311737-title.pdf