PENGARUH PENGGUNAAN DUA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PRODUKSI KARKAS DAN KUALITAS FISIK DAGING AYAM TIPE PETELUR JANTAN
ZUL FADLY PULUNGAN, Ir. Rusman, MP., Ph. D.
2016 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi pakan komersial standar (RKS) dengan pakan komersial alternatif (RKA) dengan kadar protein sama, namun dengan kadar energi termetabolis (ME) lebih rendah dan kadar serat kasar (SK) lebih tinggi. RKS mengandung ME 3254 kcal/kg dan SK 4,0%, sedangkan RKA mengandung ME 2870 kcal/kg dan SK 12,0%. Seratus delapan puluh ekor day old chick ayam jantan petelur dibagi kedalam tiga kelompok perlakuan pakan, yaitu: RKS tanpa pergantian RKA (P0), RKS dengan penggantian 50% RKA (P1), dan RKS dengan penggantian 75% RKA (P2). Setiap perlakuan diberi replikasi sebanyak tiga kali, masing-masing diberikan 20 ekor jantan per kandang replikasi. Data yang diperoleh diuji lanjut menggunakan analisis variansi Rancangan Acak Pola Searah, yang dilanjutkan dengan Duncan�s new Multiple Range Test untuk data yang berbeda nyata. Parameter yang diamati berupa produksi karkas dan kualitas fisik daging (pH, keempukan, susut masak daya ikat air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergantian RKS dengan 50% RKA menurunkan produksi karkas (P<0,05). Kemudian pergantian RKS dengan RKA sejumlah 50-75% tidak mempengaruhi nilai keasaman (pH) daging maupun daya ikat air, namun substitusi sebanyak 50% menurunkan tingkat keempukan (P<0,05) dan meningkatkan nilai susut masak daging (P<0,05). Penggantian sebanyak 75% semakin menurunkan keempukan (P<0,05) dan meningkatkan susut masak daging (P<0,05). Dapat disimpulkan bahwa penggantian RKS dengan RKA sebanyak 50% atau lebih tidak menguntungkan, karena menurunkan produksi karkas dan kualitas daging.
This research was aimed to determine the effect of dietary substitution of a standard commercial feed (RKS) with an alternative commercial feed (RKA) that contained similar protein level, but with lower metabolizable energy (ME) and higher content of crude fiber (CF). RKS contained 3254 kcal/kg ME and 4.0% CF, while RKA contained 2870 kcal/kg ME and 12.0% CF. One hundred and eighty day old male layer chicks were divided into three dietary treatment groups: RKS without RKA substitution (P0), RKS with 50% RKA substitution (P1), and with RKS with 75% RKA substitution (P2). Each treatment was replicated three times, with 20 birds in each replicate cage. The data obtained were then statistically analyzed with Oneway ANOVA Randomized Design. Duncan's new Multiple Range Test was used subsequently to analyzed data with significant difference. Parameters observed in current study were carcass production and meat physical quality (pH, tenderness, cooking loss, water-holding capacity). Results showed that 50% RKA substitution decreased carcass percentage (P<0.05). Substitution with 50-75% RKA did not influence meat acidity and water-holding capacity, but reduced meat tenderness (P<0.05) and increased cooking loss (P<0.05). Substitution of RKS with 75% RKA progressively decreased meat tenderness (P<0.05) and increased water lost from the meat (P<0.05). It could be concluded that substitution of RKS with 50% RKA or more was unfavorable, as reduced carcass production and meat quality of male rooster layer.
Kata Kunci : Keywords: Substitution commercial feed, Male rooster layers, Carcass production, Meat physical quality