PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITUR PERBANKAN TERHADAP UPAYA PERLAWANAN LELANG EKSEKUSI JAMINAN HAK TANGGUNGAN OLEH DEBITUR PADA PT. BANK DANAMON Tbk DANAMON SIMPAN PINJAM WONOSOBO
WAHIDATUL HASANAH, SH, Veri Antoni, S.H., M.Hum
2016 | Tesis | S2 HukumPermasalahan kredit macet merupakan permasalahan yang sering di hadapi oleh lembaga keuangan perbankan. Tindakan terakhir yang diambil oleh pihak bank untuk menyelesaikan permasalahan kredit macet ini antara lain dengan melaksanakan lelang eksekusi terhadap jaminan hak tanggungan. Dalam prakteknya lelang eksekusi ini sering mendapat perlawanan dari pihak debitur. Perlawanan dari debitur dapat terjadi pada saat dilakukan proses lelang eksekusi dengan cara mengajukan keberatan/ sanggahan. dan / atau sanggahan. maupun setelah lelang eksekusi dilaksanakan(dengan cara mengajukan gugatan terhadap pelaksanaan lelang eksekusi melalui pengadilan negeri). Penelitian tesis ini dilakukan dengan cara menganalisa putusan Pengadilan Negeri Wonsobo No. 10/Pdt.G/2013/PN.Wsb. dalam perkara perdata terkait dengan gugatan dari debitur terhadap lelang eksekusi yang dilakukan oleh pihak kreditur Perbankan dalam hal ini PT. Bank Danamon Tbk. Danamon Simpan Pinjam Wonosobo, dikaitkan dengan teori dan peraturan-peraturan hukum yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hukum yang diberikan oleh Negara terhadap kreditur perbankan dalam menghadapi perlawanan dari debitur terhadap lelang eksekusi atas jaminan hak tanggungan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada pihak kreditur perbankan agar dalam proses memberikan pinjaman kredit kepada debitur dan pembebanan jaminan hak tanggungan bersikap hati-hati, dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Disamping itu juga memberikan gambaran kepada Pemerintah untuk segera menerbitkan undang-undang sebagai pelaksana undang-undang nomor 6 tahun 1994 tentang Hak Tanggungan beserta benda-benda yang berada di atasnya
This research aims to determine the final step which is done by Danamon Tbk. Danamon Simpan Pinjam Wonosobo as the bank creditor to finish the problem of non perfoming loan to the Debitor with the mortgage, to know the effort that has done by the debitor to keep his property to the mortgage that is done by auction execution and to know the legal problem granted by the state to PT Danamon Tbk Danamon Simpan Pinjam Wonosobo as the holder of mortage to the effort auction excecution which has done by the debitor. This research use normative legal research method a way to approach the law and approach cases. Approach the law is done by correction to all of the law and regulation that to do with legal issues that is handled and approach case which has done by doing learning to the decision of debitor District Court Wonosobo No 10/Pdt.G/2013/PN.Wnsb. Point of this research can see, the first the last step that has done by PT Danamon Bank Tbk Danamon Simpan Pinjam Wonosobo to finish credit jam by doing auction execution the mortgage. The second effort debitor to keep his right to assets, debitor to purpose auction letter to the Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwokerto. From this research is known that PT Danamon Bank Tbk Danamon Simpan Pinjam Wonosobo as the bank creditor receive strong law protection of the state to against execution auction which is done by debitor.
Kata Kunci : kreditur, debitur, hak tanggungan, lelang eksekusi