Laporkan Masalah

Determinan Desentralisasi Pengeluaran di Indonesia

ARIF RAHMAN HAKIM, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A, Akt.

2016 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan menganalisis variasi desentralisasi pengeluaran dan faktor penentunya pada 33 provinsi di Indonesia selama periode 2008-2014. Desentralisasi pengeluaran pada hakikatnya adalah pemberian diskresi kepada pemerintah daerah untuk mengatur pengeluarannya. Variabel yang digunakan meliputi ketergantugan transfer, kepadatan penduduk, pertumbuhan ekonomi, kontribusi FDI terhadap PDRB, serta dummy daerah pemekaran dan non pemekaran. Metoda yang digunakan ada dua yaitu metoda yang menggunakan koefisien variasi (CV) untuk menganalisis variasi antarprovinsi di Indonesia dan analisis regresi data panel dengan pendekatan fixed effect untuk menentukan determinan desentralisasi pengeluaran di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ketergantungan transfer berpengaruh negatif dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap desentralisasi pengeluaran pemerintah daerah di Indonesia.

This study aimed to analyze the variation decentralization of expenditure and the determining factor in the 33 provinces in Indonesia during the period 2008-2014. Decentralization expenditure is essentially granting discretion to local governments to adjust spending. Variables used include transfer dependecy, population density, economic development,, the contribution of FDI to GDP, and the dummy area expansion and non-expansion. The methods used there are two methods using the coefficient of variation (CV), for analyzing the variation between provinces in Indonesia and panel data regression analysis with fixed effect approach to determine the determinant of expenditure decentralization in Indonesia. The results showed that the dependent variable transfer negatively affect economic growth and positive and significant impact on the decentralization of local government expenditure in Indonesia.

Kata Kunci : desentralisasi pengeluaran, pemerintah daerah, regresi data panel, Indonesia