SEKSUALITAS PADA WANITA SETELAH TOTAL ABDOMINAL HISTEREKTOMI
BARKAH WULANDARI, dr. Irwan Taufiqur Rachman, Sp.OG (K).; Wenny Artanti N, S.Kp.,M.Kes.
2016 | Tesis | S2 KeperawatanLatar belakang: Total Abdominal Histerektomi merupakan tindakan pengangkatan uterus dan serviks, hal tersebut secara tidak langsung mempengaruhi seksualitas wanita setelah TAH, Keluhan yang sering dirasakan pada wanita setelah TAH adalah keringnya vagina, berkurangnya hasrat seksual, anorgasmia dan berkurangnya kepuasan seksual. Tujuan: Mengetahui gambaran seksualitas pada wanita setelah menjalani tindakan TAH. Hal ini termasuk untuk mengetahui fungsi seksual dan kepuasan seksual setelah TAH. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dengan observasional deskriptif. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian berjumlah 14 responden dari pasien post TAH atas indikasi benign dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dan wawancara mendalam dilakukan terhadap 5 responden yang merupakan sampel kualitatif. Hasil: Terdapat gambaran peningkatan seksualitas pada wanita setelah TAH. Hal ini dikarenakan sebelum TAH merasakan gangguan aktivitas seksual. Fungsi seksual wanita setelah TAH dikategorikan dalam fungsi seksual baik sebanyak 43%. Terdapat gambaran peningkatan kepuasan seksual pada wanita setelah menjalani TAH. Hal tersebut berhubungan dengan hilangnya keluhan utama, hilangnya kecemasan terhadap penyakit dan sikap serta perhatian pasangan.
Background: Total Abdominal Hysterectomy (TAH) was a uterus and cervix removal procedure. This procedure could indirectly affect womans sexuality after TAH. The problems that frequently woman after TAH got were vaginal dryness, decreased sexual desire, anorgasmia, and decreased sexual satisfaction. Objective: To understand the description of womans sexuality after doing TAH procedure. This included understanding sexual function and sexual satisfaction after TAH. Method: This research used quantitative and qualitative approaches. Quantitative methotd use descriptive strategy. Qualitative use phenomenology approaches. Research samples were 14 respondents from post-TAH patients with benign indication in Dr. Sardjito Central General Hospital Yogyakarta. In-depth interviews were done in 5 respondents as qualitative samples. Result: There is a show of an increase sexuality in women after TAH. This is because before TAH taste disorders of sexual activity. Female sexual function after TAH categorized in good sexual function in 43%. There is a picture of increased sexual satisfaction in women after undergoing TAH. It is associated with the loss of the main complaints, loss of anxiety about the disease and the attitude and attention partner.
Kata Kunci : Sexuality, total abdominal hysterectomy, sexual function, partner proximity dimension