Laporkan Masalah

TINJAUAN YURIDIS PENGAWASAN OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) TERHADAP PRAKTIK KONGLOMERASI KEUANGAN DI INDONESIA

MERLIN S MAGNA, Drs. Paripurna P.Sugarda, S.H.,M.Hum

2016 | Tesis | S2 Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi regulasi konglomerasi dalam sektor jasa keuangan dalam mebahayakan tingkat kesehatan bank dalam sistem perbankan Indonesia dan prospek regulasi konglomerasi dalam sektor jasa keuangan di Indonesia dalam menjamin stabilitas sistem keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari penelitian lapangan. Sedangkan data sekunder didapatkan dari penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian dianalisis secara kualitatif dan penyajian penelitian dilakukan secara deduktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Peraturan konglomerasi dalam sektor jasa keuangan telah dikeluarkan oleh OJK yakni, POJK No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan memberikan pedoman dan dasar hukum bagi praktik konglomerasi keuangan. Meskipun demikian, praktik konglomerasi dalam sektor jasa keuangan tetap berpotensi membahayakan dibandingkan dengan tidak adanya praktik konglomerasi. Hal ini dikarenakan belum adanya regulasi secara rinci dan detail yang mengatur konglomerasi di sektor jasa keuangan, selain itu dibutuhkan suatu sistem yang integral dan mengikat diantara sektor-sektor pelaku bisnis. Regulasi yang telah dikeluarkan oleh OJK terkait konglomerasi keuangan akan difokuskan kepada konglomerasi keuangan untuk mampu menerapkan manajemen risiko, tata kelola dan permodalan yang cukup yang disampaikan dalam bentuk laporan. Laporan tersebut akan digunakan OJK untuk memantau dan menilai kondisi konglomerasi keuangan secara terintegrasi yang dapat mempengaruhi stabilitas sistem keuangan nasional.

This research was aimed to observe the potentiable of conglomerate regulation in financial services sector of endangers the bank healthy level in Indonesia Banking System and conglomerate regulation prospect in Indonesia financial services sector to guarantee the financial system stability. This research was done by juridical empirical research method. The data used in this study consisted of primary data and secondary data. The primary data obtained from the field research. While secondary data obtained from the literature research. The result of this research are analized in qualitative and the research was presented in deductive analist. The result of this research shows that the Conglomerate regulation in financial sevices sector has been issued by OJK in POJK No. 17/POJK.03/2014 on Integrated Risk Managemen Implementating of Financial Conglomeration gives a guidance and legal basis for the practice of financial conglomeration. Nevertheless, the practice of conglomeration in financial services sector stood potentiable be a danger if compared with no practice of conglomeration itself. It becaused there is no specific and detail regulation yet which regulate the conglomeration in financial services sector. Beside that, needed a system which integral and binding between businessmen sectors. The regulation had been issued by OJK relates to the financial conglomeration will be focused on financial conglomeration so could implementated the risk management, management and sufficient capital which presented in a report. The report will be used by OJK to monitoring and assessing the condition of integrated financial conglomeration which could influence the national financial stability.

Kata Kunci : Financial Conglomeration, Banking, OJK Regulations

  1. S2-2016-338689-bibliography.pdf  
  2. S2-2016-338689-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2016-338689-title.pdf