Laporkan Masalah

RESPON RUMAH SAKIT SWASTA TERHADAP ASURANSI SOSIAL STUDI PENANGANAN KASUS MATERNAL DI RUMAH SAKIT NUR HIDAYAH BANTUL YOGYAKARTA

ARRUS FERRY, Prof. Dr. Mohammad Hakimi, Sp.OG (K)., Ph.D; DR. Dr. Mubasysir Hasanbasri, MA

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

LatarBelakang. Perbedaan biaya antara tarif RS dengan tarif INA-CBG’s dipandang dapat menyebabkan kerugian secara financial bagi RS terutama RS swasta. Potensi timbulnya kerugian ini kemungkinan akan mendorong RS untuk menetapkan strategi untuk meminimalkan kerugian. Beberapa perilaku penyimpangan yang diakibatkan oleh prospective payment system tersebut diantaranya adalah upcoding, cream skimming, readmissions and unbundling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku RS Nur Hidayah sehubungan dengan pemberlakuan tarif INA-CBG’s dalam penanganan kasus maternal. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian quantitative dengan pendekatan study kasus (case study). Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa dokumen rekam medis, dokumen klaim asuransi sosial, catatan atau laporan mengenai pelayanan maternal dan regulasi tentang pelayanan asuransi sosial pada periode Januari – Juni 2014. Hasil. Penelitian ini menemukan adanya beberapa praktek improper payment baik pada pelayanan umum maupun maternal yaitu upcoding, cream skimming dan error. Akan tetapi tidak ada bukti yang mendukung adanya perilaku readmission dan unbundling pada pelayanan maternal di RS Nur Hidayah. RS Nur Hidayah Bantul menerapkan strategi efisiensi serta anti fraud & abuse dalam pelayanan asuransi sosial. Kesimpulan. Sistem pembayaran berdasar paket INA-CBG’s mendorong rumah sakit Nur Hidayah untuk melakukan peningkatan efisiensi pelayanan maternal.

Background. The difference between the hospital real cost and the tariff of INA-CBGs has negative impact on hospital causes financial losses, especially private hospital. The potential for this loss is likely to encourage hospitals to establish a strategy to minimize losses. There are some distortions induced by the prospective payment system i.e. upcoding, cream skimming, readmissions and unbundling. The aim of this study was to determine Nur Hidayah hospital behavior in response to INA-CBGs practicein maternal management. Methods. This study was a quantitative researchuses a case study approach. Secondary data from medical records, social insurance claim documents, records or reports regarding maternal care and the regulation of social insurance servicesin the period of Januari – June 2014were use as the data sources of this study. Results. This study found some improper payment (upcoding, cream skimming and errors) in general and maternal cases. But, there was no evidence to support the practice of readmission and unbundling in maternal care at Nur Hidayah Hospital. Nur Hidayah Hospital implemented efficiency strategies and anti-fraud & abuse to deal with social insurance schemes. Conclusion. The INA CBGs-based payment resulted in increased efficiency of the maternal care in Nur Hidayah Hospital.

Kata Kunci : Asuransi sosial, rumah sakit, perilaku, Jampersal, Jamkesmas, BPJS, Jamkesos, Jamkesda, maternal

  1. S2-2016-308451-abstract.pdf  
  2. S2-2016-308451-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-308451-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-308451-title.pdf