Pengaruh Kebijakan Anggaran Pemerintah Daerah terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Sulawesi Barat
IKHWAN, Prof. Tri Widodo, M.Ec.Dev., Ph.D.
2016 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPembangunan dan pertumbuhan ekonomi seharusnya dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, terutama kalangan masyarakat miskin, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Daerah dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang pesat sebagai implikasi kebijakan anggaran pemerintah daerah, seyogyanya mampu menyelesaikan berbagai masalah pembangunan di daerah tersebut, termasuk memperkecil ketimpangan pendapatan masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan anggaran pemerintah daerah dalam bentuk belanja sektor pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur) terhadap ketimpangan distribusi pendapatan kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat dari tahun 2005-2013, baik pengaruh langsung (direct effect) maupun pengaruh tak langsung (indirect effect). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemodelan persamaan struktural (structural equation modeling) dengan mediator. Variabel mediator yang digunakan adalah pembangunan daerah dalam bentuk variabel laten yang terdiri dari empat indikator, yakni: PDRB riil per kapita, IPM, kemiskinan, dan pengangguran. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan anggaran pemerintah daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap pembangunan daerah; kebijakan anggaran pemerintah daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan, namun hubungan pengaruhnya kurang erat; dan kebijakan anggaran pemerintah daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan melalui pembangunan daerah. Pengaruh langsung yang signifikan dari kebijakan anggaran pemerintah daerah terhadap ketimpangan pendapatan mengisyaratkan perlunya dilakukan kajian terhadap penetapan pendistribusian belanja pemerintah yang merata dan tepat sasaran, sehingga belanja pembangunan diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi pembangunan daerah tapi juga mampu menurunkan ketimpangan pendapatan.
Development and economic growth should be enjoyed by all levels of society, especially the poor, both in urban and rural areas. Regions with rapid economic growth rate, as implication of the local government budget policy, should be able to resolve the problems of development in the area, including to reduce its people’s income inequality. The objective of this study is to analyze the influence of the local government budget policy in sector expenditure of basic services (education, health, and infrastructure) to the income distribution inequality of districts in West Sulawesi Province from 2005-2013, both direct and indirect effect. The method in this research is structural equation modeling with the mediator. The mediator variable is the local development in laten variable form which consists of four indicators: GRDP real per capita, HDI, poverty, and unemployment. The study result concluded that the local government budget policy does not significantly affects to local development; the local government budget policy has a significantly and positively effect to income distribution inequality, but the effect is less tight; and the local government budget policy does not significantly influence to income inequality through local development. A significantly direct effect on the local government budget policy to income inequality hints necessary for a review on the determination of the equitable and targeted distribution of government spending, so that development expenditure is expected to not only improve the conditions of local development but also be able to reduce income inequality.
Kata Kunci : kebijakan anggaran, belanja pemerintah daerah, pembangunan daerah, ketimpangan pendapatan, pemodelan persamaan struktural, structural equation modeling