Analisis laporan keuangan terhadap kinerja 6 BUMN dalam rangka privatisasi periode tahun 1997-2001
DESAWAN, Dr. Mudrajad Kuncoro, MSoc.Sc
2002 | Tesis | Magister ManajemenGlobalisasi ekonomi dunia dengan disepakatinya AFTA 2003, APEC 2010 dan WTO 2020 menjadikan makin terkikisnya hambatan-hambatan perdagangan, mobilisasi tenaga kerja, lalu lintas transaksi keuangan maupun modal investasi internasional. Untuk mengantisipasi perubahan global yang sangat cepat tersebut, tentunya Indonesia hams mempersiapkan seluruh pelaku ekonomi menghadapi era free market competition. Untuk dapat berkompetisi dan memenangkan persaingan diperlukan pembagian tugas secara profesional dalam kegiatan perekonomian (division of job). Dalam era perdagangan bebas dan globalisasi maka BUMN sebagai perseroan seharusnya dapat memanfaatkan peluang dan tantangan untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat menjadi badan usaha yang mempunyai core competitiveness. Daya saing dapat dilihat dari tingkat kinerja dan produktifitas sedangkan kemandirian dicirikan dengan tidak adanya campur tangan pemerintah. Permasalahan klasik dalam kegiatan usaha BUMN dapat diklasifikasikan sbb. : (i) adanya mismanagement, seperti ditandai dengan terlalu overinvestment, akibat investasi sebagian besar dibiayai oleh utang luar negeri dan tidak dihed@ng; (ii) orientasi market yang kwang tepat, dimana orientasi pasar domestik lebih besar dari pasar domestik; (iii) kandungan bahan (content), lebih banyak memakai kandungan impor daripada domestik; (iv) industry business cycle pada posisi decline, dicirikan dengan penurunan indikator : market share, profit margin dan financial peformance; (v) political will, terjadi inkonsistensi dalam pengembangan BUMN. Untuk mengukur kinerja keuangan BUMN setelah diprivatisasi (go public) salah satu cara adalah dengan mengukur parameter profitabilitas modal sendiri (rate of return on equity) dan faktor-faktor yang mempengamhi seperti effisiensi produksi (prodkction eflciency) , effisiensi pemasaran (marketing eflciency) dan effisiensi penggunaan modal / effisiensi usaha (equity multipZzer). Perhitungan masing-masing variable dilakukan terhadap data sales, EAT, assets dan equity dari tiap-tiap BUMN untuk periode 1996- 200 1 Sedangkan perhitungan komputasi terhadap persamaan model regresi linier dipakai program SPSS versi 10.
Kata Kunci : Laporan Keuangan,Kinerja BUMN,Privatisasi, Privatisasi , profitabilitas modal sendiri ( rate of return on equity), effisiensi produksi (production eflciency) ,effisiensi pemasaran (marketing eflciency), effisiensi pemasaran (equity multiplier )