MODELTAJUK POHON JATI PLUS PERHUTANI ASAL STEK PUCUK UMUR 4 SAMPAI 7 TAHUN DI KPH NGAWI
DILLY HANDY PRABUSTIYO, Dr. Ir. Ronggo Sadono
2016 | Skripsi | S1 KEHUTANANPotensi pertumbuhan pohon dipengaruhi oleh aktivitas tajuk. Keadaan tajuk bisa mempengaruhi lebar dan panjangnya suatu batang pohon, sehingga perubahan bentuk dan ukuran tajuk berbeda dari tiap umurnya. Informasi model tajuk pohon sangat penting dalam pengelolaan manajemen sumber daya hutanuntuk memperkirakan penutupan tajuk, taksiran volume tajuk, serta dimensi tajuk. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model tajuk Jati Plus Perhutaniasal stek pucuk serta membandingkanpersamaan penduga volume tajuk berdasarkan hasil empiris dan hasil model pada umur 4 sampai 7 tahun di KPH Ngawi. Penelitian ini memilih petak sebagai lokasi penelitian yang kriterianya baik dari jumlah pohon per ha dan diameter tanaman. Pemilihan pohon sampel memilih 30 pohon inti di setiap petak berdasarkan kriteria pohon dominan terbaik terhadap delapan pohon tetangga yang dianggap mampu mewakili keadaan petak secara keseluruhan. Model tajuk diperoleh dari pengukuran dependen variabel meliputi, radius tajuk, tinggi pangkal tajuk, tinggi pohon pada diameter tajuk, dan tinggi pohon total. Penggambaran model tajuk terkena cahaya menggunakan pendekatan Pretzsch dan penggambaran model tajuk ternaungi menggunakan pendekatan benda ruang berupa kerucut. Analisis data penelitian ini membandingkan pengolahan data berdasarkan hasil model dan hasil empiris dengan pemilihan kriteria persamaan yang terbaik sebagai model yang didasarkan pada besarnya koefisien determinasi (R2), Radj2, Standard Error of the Estimate (SEE), uji F, dan uji T. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model tajuk Jati Plus Perhutani (JPP) asal stek pucuk dengan hasil berdasarkan model maupun empiris tidak memiliki berbedaan yang signifikan dan model tajuk cenderung meningkat sebanding dengan pertambahan umur. Persamaan model penduga volume tajuk total berdasarkan hasil empiris dan hasil model secara berturut-turut adalah sebagai berikut volume tajuk = e^(5,064+(-6,132/umur) dengan (R2 : 0,376; Radj2 : 0,375; SEE : 0,329; Sig F : < 0,001; Sig T : <0,001), dan Volume tajuk = e^(5,074+(-6,093/umur) dengan (R2 : >0,99; Radj2 : >0.99; SEE : 0,02; Sig F : <0,001; Sig T : <0,001).
The tree growth potency is influenced by the activity of tree crown. Crown condition can affect the width and length of a trunk-tree, so that crown shape and size can be different of each age. The tree crown plays an important role in estimate crown cover, and tree dimension. The aim of this research is to determine the crown model of Perhutanis Teak Plus from shoot cutting and compare crown volume between empiric and predicted on ages 4 to 7 years in KPH Ngawi. Compartments as the location of research were selected based on percent of growing plants, wider diameter average, higher tree average, and accessibility criteria. Each plot measured contains 30 samples from dominant trees compared with eight neighboring trees. Crown model was determined by measurements of crown radius, height at crown base, length crown diameter, and total tree height as dependent variables. Modeling of lighted crown was presented by Pretzcshs approach and modeling of shaded crown was presented by rotary volume object of cone shapes. Data analysis in this study compared processing data between model and empiric based on the value of coefficient determination (R2), Radj2, Standard Error of the Estimate (SEE), F-test, and T-test. The results showed that modeling crown volume Perhutanis Teak Plus from shoot cutting based on empiric and model were not different significantly, crown volume models increased following age. The proposed equations of total crown volume based on model and empiric were:Crown Volume = e^(5,064+(-6,132/age) with (R2 : 0,376; Radj2 : 0,375; SEE : 0,329; Sig F : < 0,001; Sig T : <0,001),and crown volume e^(5,074+(-6,093/age)with (R2 : >0,99; Radj2 : >0.99; SEE : 0,02; Sig F : <0,001; Sig T : <0,001).
Kata Kunci : Jati Plus Perhutani, Dependen Variabel, Persamaan Model, Volume Tajuk Total, Stek Pucuk