Laporkan Masalah

Pengaruh gaya kepemimpinan situasional terhadap komitmen dan organizational citizenship behavior karyawan PLN area pelayanan pelanggan Yogyakarta

SARI, Binari Anantyas, Dr. Djamaludin Ancok, MA

2002 | Tesis | Magister Manajemen

PLN adalah suatu perusahaan negara yang bergerak dalam bidang usaha kelistrikan dan pebyanan masyarakat. Banyak sorotan terhadap perusahaan ini terutama dalam ha1 efisiensi kerja dan efektivitas organisasi dalam menjalankan fimgsinya. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan di dalam organisasi. Efektivitas organisasi tercapai melalui kepemimpinan yang baik dan proses adaptasi karyawan Gengan lingkungannya. Timbal balik positif antara atasan dan bawahan akan melahirkan sinergi yang positif guna menyelesaikan pekerjaan sehingga tercapai efisiensi kerja. Karyawan akan mampu bekerja dengan efektif bahkan melebihi apa yang dibebar-kan kepadanya. Karyawan tidak hanya bekerja sesuai dengan besarnya kompensasi yang diterima (the m-role), tetapi juga diharapkan mampu bekerja melebihi apa yang menjadi tugasnya (the extru role / Orgunizutionul Citrzenshp Rehuvior). Selain itu OCB tidak dapat dilepaskan dari komitmen karyawan terhadap organisasi, karena prestasi kerja melebihi yang seharusnya, ditentukan oleh kuat tidaknya komitmen terhadap organisasi. Berdasarkan pemikiran itulah dilakukan penelitian mengenai pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional sebagai variabel independen terhadap komitmen dan OCB sebagai variabel dependen. Dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan PLN Area Pelayanan Pelanggan Yogyakarta sebanyak 75 orang, dapat diketahui bahwa gaya kepemimpinan atasan di PLN lebih banyak bersifat partisipatif sebanyqk 33 responden dan delegatif sebanyak 37 orang. Jedargkan Fisanya untuk gaya kepemimpinan direktif sebanyak 1 orang dan konsultatif sebanyak 4 orang. Fa1 ini sesuai dengan tingkat kedewasaan karyawan yang diukur melalui Lingkat pendidikan rata-rata yaitu SLTA dan Perguruan Tinggi. Sedangkan komitmen karyawan PLN pada perusahaan tergolong tinggi aengan tingkat OCB yang baru bergerak dari tingkat sedang ke tinggi. Penelitian ini diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya dengan program SPSS, sedangkan pevgujian hipotesis dilakukan dengan uji T-Test untuk mengetahui beda rata-rata yang ditimbulkan oleh Gaya Kepemimpinan Situasional terhadap Komitmen dan OCB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara Gaya Kepemimpinan Situasional terhadap I xiv Komitmen dan OCB. Gaya kepemimpinan yang lebih mengarah ke delegatif menghasilkan nilai Komitmen dan OCB yang lebih tinggi daripada partisipatif. Hasil penelitian ini sesuai dengan dasar teori yang ada, bahwa keikutsertaan bawahan dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah akan meningkatkan rasa tanggung jawab, dan ha1 ini akan berpengaruh positif terhadap tumbuhnya komitmen dan OCB karyawan

PLN is a government-owned company in the electricity and public service business area. There are many attentions to this company especially in its operation efficiency and organizational effectiveness in doing its function. Therefore, some efforts must be clone to improve its organization. Organization effectiveness is reached by good leadership and the worker adaptation Frocess in their environment. The positive relationship between the leader and their sut ordinates will have a positive synergy to do their jobs so, job efficiency can be reachable. Wsrkers will work effectively, even their performance exceed for what must be achieved. Workers will not only work for the compensation they receive (the in-role) but they will be able to exceed what their duty is (the extra role/Organizational Citizenship Behavior). OCB can't be stand alone without employee commitment to their organization, because the job achievement is determined by the strength of their commitment to organization. Based on this reason, the resewch about the effect of Situational Leadership Style as independent variable and OCB as dependent variable was conducted. Using questionnaire filled by ail PLN employees in Customer Service Area of Yogyakarta for 75 respondents, it. concluded that the leadership style in PLN is more participative for 33 respondents and more delegative for 37 respondents. There are 1 respondent in directive leadership style and 4 respondents for consultative leadership style. It's appropriate to the employee maturity determinecl by means of education level, i.e. senior high school and college graduates. Employee commitment to organization in PLN can be categorized into high one in the OCB is moving from medium to high level. The validity and reliability test in this research was conducted using SPSS program. Hypothesis test was done using T-Test to determine the significant difference of Situational Leadership Style to Commitment and OCB. The results of research show that there is a significant effect between Situational Leadership Style to the Commitment and 9CB. The more delegative leadership style result in the higher commitment and OCB compared to the participative leadership style. The result of this research is agree with the existing theory saying that the subordinate involvement in decision making and problem solving will increase the responsibility, and will have positive effect to the employee commitment and OCB

Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan Situasional,Komitmen, Situational leadership style : directive, consultative, participative, and delegative. Authority delegation, commitment, and Organizational Citizenship Behavior.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.