Laporkan Masalah

PEMANFAATAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA PUSKESMAS DI KABUPATEN MAGELANG

SUNANTYO, Dr.drg.Julita Hendrartini, M.Kes, AAK.; Dr.drg. Dibyo Pramono,SU.,MDSc

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang :Implementasi UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) ditandai dengan dimulainya Program Jaminan Kesehatan Nasional pada tanggal 1 Januari 2014. Secara garis besar jenis kepesertaan dibagi dua yaitu PBI (penerima bantuan iuran) dan bukan PBI. Peserta PBI adalah peserta untuk penduduk miskin dan tidak mampu. Banyak hambatan bagi peserta PBI untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan. Tujuan : Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui pemanfaatan peserta JKN baik yang PBI dan bukan PBI serta yang berdomisili di puskesmas kawasan pedesaan maupun perkotaan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan crossectional, data diambil dari data SIMPUS yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang. Subjek penelitian ini adalah peserta program Jaminan Kesehatan Nasional di puskesmas. Hasil : Secara statistik utilisasi dan prosentase rujukan Peserta JKN bukan PBI lebih besar secara bermakna (p<0,05) daripada Peserta JKN PBI. Utilisasi dan Prosentase Rujukan Peserta JKN di Puskesmas Kawasan Perkotaan tidak berbeda secara bermakna (p>0,05) dengan Puskesmas Kawasan Pedesaan. Kesimpulan : 1) Di Kabupaten Magelang utilisasi dan rujukan pada peserta JKN Bukan PBI lebih besar daripada peserta PBI.2) Di Kabupaten Magelang utilisasi dan rujukan di puskesmas kawasan perkotaan sama dengan puskesmas kawasan pedesaan.

Background : The implementation of Law No. 40 of 2004 on National Social Security System (Navigation) is characterized by the commencement of the National Health Insurance Scheme on 1 January 2014. Generally divided into two kinds of membership PBI (beneficiaries dues) and not PBI. PBI participants are participants for the poor and can not afford. PBI many obstacles for participants to utilize health facilities. Objective: The objective of this research is to know the use of participants JKN both PBI and not PBI and who live in rural areas and urban health centers. Method: This study was a cross-sectional analytical study design, data retrieved from the data SIMPUS in Magelang District Health Office. The subjects were participants of the National Health Insurance program in the community health center. Results: Statistically utilization and referral percentage PBI Participants JKN not significantly greater than the Participant JKN not PBI (p<0,05). Utilization and Referral Percentage of Participants JKN Urban Area in the Community Health Center did not differ significantly with the Rural Area Community Health Center (p>0,05). Conclusions: 1) In the district of Magelang utilization and referral participants JKN not PBI significantly greater than the participants PBI.2) Utilization and Referral Percentage of Participants JKN Urban Area in the Community Health Center did not differ significantly with the Rural Area Community Health Center.

Kata Kunci : Utilization, PBI and not PBI participants, the National Health Insurance

  1. S2-2016-323697-abstract.pdf  
  2. S2-2016-323697-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-323697-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-323697-title.pdf