PRODUKSI N-ASETILGLUKOSAMIN OLEH Pseudomonas sp. PT 5 PADA BERBAGAI pH MEDIUM, SUMBER, DAN KONSENTRASI KARBON
BHATARA AYI MEATA, Indun Dewi Puspita, S.P., M.Sc., Ph.D. ; Prof. Dr. Ir. Ustadi, M.P.
2016 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI HASIL PERIKANANKitin merupakan polisakarida yang tersusun dari monomer N-asetilglukosamin. Enzim kitinase berperan dalam membantu pemecahan kitin menjadi monomernya yang berupa N-asetilglukosamin. Produksi N-asetilglukosamin menarik untuk dipelajari karena dapat digunakan sebagai bahan baku pada berbagai macam industri, seperti industri farmasi, bioteknologi, pangan hingga pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi Nasetilglukosamin menggunakan bakteri Pseudomonas sp. PT 5 pada berbagai pH medium, sumber karbon tambahan, dan konsentrasinya. Selain itu, pertumbuhan bakteri Pseudomonas sp. PT 5 juga diuji menggunakan metode TPC (Total Plate Count). Produksi N-asetilglukosamin dilakukan secara enzimatis dengan menggunakan medium kitin dan bakteri Pseudomonas sp. PT 5. Pengujian konsentrasi N-asetilglukosamin dan aktivitas kitinase dilakukan menggunakan metode kolorimetri dengan mengamati nilai absorbansinya menggunakan Spektrofotometer. Dua faktor, pH dan sumber karbon yang berpengaruh terhadap produksi N-asetilglukosamin telah diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pH 6 produksi N-asetilglukosamin oleh Pseudomonas sp. PT 5 dapat mencapai nilai maksimum sebesar 656,70 mg/mL. Penambahan maltosa dapat menghasilkan konsentrasi N-asetilglukosamin yaitu sebesar 538,49 mg/mL, dan konsentrasi maltosa 0,1 % dapat menghasilkan tertinggi N-asetilglukosamin dengan konsentrasi sebesar 529,55 mg/mL. Evaluasi hubungan antara produksi Nasetilglukosamin dan pertumbuhan bakteri Pseudomonas sp. PT 5 menunjukkan bahwa pembentukan N-asetilglukosamin oleh bakteri ini bersifat Growth-Associated atau berkaitan dengan pertumbuhannya.
Chitin is a polysaccharide composed of N-acetylglucosamine monomer. Chitinase enzyme plays role in catalyzing the breakdown of chitin into its monomer form of N-acetylglucosamine. Production of N-acetylglucosamine gain interest because N-acetylglucosamine can be used as raw material in many industries, such as pharmaceutical, biotechnology, food, and agriculture. This study aimed to produce Nacetylglucosamine using a bacterium Pseudomonas sp. PT 5 at various pH medium, additional carbon source and concentration. In addition, the growth of Pseudomonas sp. PT 5 was also tested using the TPC (Total Plate Count) method. Enzymatic production of N-acetylglucosamine was performed using chitin medium and Pseudomonas sp. PT 5. Measurement N-acetylglucosamine concentrations and chitinase activity was performed using colorimetric by observing absorbance values using spectrophotometer. Two factors pH and carbon source which affect the production of N-acetylglucosamine has been investigated. The results showed that at pH 6, N-acetylglucosamine production by Pseudomonas sp. PT 5 reached a maximum value of 656.70 mg/mL. The addition of maltose can produce N-acetylglucosamine in the amount of 538.49 mg/mL, and the concentration of 0.1% maltose produced N-acetylglucosamine in concentration of 529.55 mg/mL. Evaluation of the interaction between N-acetyglucosamine production and growth of Pseudomonas sp. PT 5 shows that N-acetylglucosamine was a Growth- Associated Product or the production of N-acetyglucosamine related with the growth of bacteria.
Kata Kunci : Chitin, Chitinase, N-acetylglucosamine, Carbon Source, Pseudomonas sp. PT 5