ANALISIS PENGARUH BELANJA MODAL PEMERINTAH, ANGKATAN KERJA, DAN TEKNOLOGI TERHADAP PDRB PER KAPITA DI PROVINSI SULAWESI BARAT (2008-2013)
MUH RIZKIADY M, Prof. Nopirin, M.A. Ph. D.
2016 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja modal pemerintah, angkatan kerja, dan teknologi terhadap PDRB per kapita di Provinsi Sulawesi Barat selama kurun waktu 2008-2013. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pertumbuhan Neoklasik. Selanjutnya, dilakukan estimasi untuk mengetahui kontribusi dari belanja modal pemerintah, angkatan kerja, dan teknologi terhadap PDRB per kapita Provinsi Sulawesi Barat. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan PLN area Provinsi Sulawesi Barat. Dalam penelitian ini data sekunder yang digunakan adalah data panel yang merupakan gabungan dari data cros-section 5 kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Barat dan deret waktu (time-series) tahun 2008 hingga 2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belanja modal pemerintah berpengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap PDRB per kapita, angkatan kerja yang diwakili oleh tingkat pengangguran terbuka (TPT) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB per kapita, sedangkan teknologi yang diwakili oleh konsumsi listrik industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB per kapita. Teknologi memiliki kontribusi sebesar 19 persen, angkatan kerja dengan kontribusi sebesar 1,8 persen, dan belanja modal memiliki kontribusi terendah, yaitu sebesar 0,1 persen.
This research aimed to analyze the effect of government capital expeditures, labor force, and technology on the Gross Regional Domestic Product per capita in West Sulawesi Province during the period of 2008-2013. Model used in this research is the neo-classical Solow Growth model. After that, were estimated to determine the contribution of government capital expeditures, labor force, and technology on the Gross Regional Domestic Product per capita. Data used in this research isquantitative data, while the source of the data used is secondary data which obtained from Central Bureau of Statistics (BPS), Central of Financial Audit (BPK) , and PLN area of west Sulawesi. In this research used secondary data is data that panel from combination of cross section 5 districts and time series in 2008-2013. The results of research show that government capital expeditures have a positive effect but not significant on the Gross Regional Domestic Product per capita, labor force which is represented by open unemployment rate have a negative effect and significant Gross Regional Domestic Product per capita, and the last is technology which is represented by electric consumption of industry have a positive effect and significant on Gross Regional Domestic Product per capita. Technology has contributed 19 percent, labor force contributed 1,8 percent, and the last is government capital expeditures has contributed 0,1 percent.
Kata Kunci : PDRB per kapita, Belanja Modal, Tingkat Pengangguran Terbuka, Konsumsi Listrik Industri