Laporkan Masalah

Neural network model of bond rating in Indonesia

HADORI, Hanandewa, ..

2002 | Tesis | Magister Manajemen Master of Science in Internatio

Studi-studi mengenai variable keuangan yang menentukan suatu rating obligasi perusahaan di dunia barat telah dilakukan cukup banyak. Man tetapi, kurang atau (mungkin) tidak ada studi-studi seperti itu yang telah dilakukan di Indonesia, lebih spesifik lagi dalam pengaplikasian model neural network untuk menganalisa variablevariabel keuangan tersebut dari laporan keuangan. Penelitian ini mencoba untuk mengisi kekurangan tersebut dalam konteks Indonesia. Studi ini juga didasarkan pada argumen-argumen yang akan dapat memberikan tambahan pengetahuan untuk konteks Indonesia dibandingkan dengan dunia barat. Argumen-argumen ini adalah, pertama, standar akuntansi di Indonesia tidak sama dengan di dunia barat dan, kedua, agen atau perusahaan pemeringkat di Indonesia memberikan jumlah kategori yang berbeda untuk peringkatnya. Tidak seperti penemuan dalam bidang studi ini di dunia barat, penelitian ini mendapatkan hail yang berbeda. Bertolak belakang dengan studi-studi sebelumnya di dunia barat yang memperlihatkan indikasi signifikan bahwa terdapat korelasi antara variabel-variabel keuangan dan sebuah laporan keuangan perusahaan penerbit obligasi, penelitian ini memperlihatkan indikasi yang tidak signifikan bahwa terdapat korelasi antara variabel-variabel keuangan dari sebuah laporan keuangan perusahaan penerbit obligasi Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini mengindikasikan bahwa peringkat obligasi dari sebuah perusahaan di Indonesia lebih dipengaruhi oleh penilaian kualitatif atau subyektif, seperti fleksibilitas keuangan, diskusi dan analisa manajemen, analisa apa-j ika, dan proyeksi jangka panjang, dibandingkan penilaian kuantitatif.

Studies of financial variables that determine a firm bond rating in western world have been done quite much. However, less or (perhaps) none of such studies has been done in Indonesia, more specifically in the application of neural network model to analyze those financial variables of financial statements. This study tries to fill this shortcoming in Indonesian context. This study also based on the arguments would likely to add knowledge for Indonesian context compare to western world. These arguments are that, first, accounting standard in Indonesia is not the same as in western world and that, second, the credit rating agency in Indonesia employed different number of category in its rating. Unlike most of findings in this field of study in western world, this study reveal different finding. Contrast to previous studies in western world that show significant indication that there is correlation between financial variables of a bond issuing company’s financial statements, this study shows insignificant indication that there is correlation between financial variables of an Indonesian bond issuing company’s financial statements. Therefore, this study indicates that the bond rating of a firm in Indonesia is more affected by qualitative or subjective assessments, such as financial flexibility, management’s discussion and analysis, whatif analysis, and long-tern projection, than quantitative ones

Kata Kunci : Laporan Keuangan, Peringkat Obligasi, Neural Network, Bond rating, neural network, financial variables, Indonesia.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.