Laporkan Masalah

STRATEGI LATECOMER FIRMS DALAM MERAIH DAYA SAING GLOBAL: STUDI KASUS LATECOMER FIRMS TEKNOLOGI TINGGI ASIA

DEASY CAHYANINGSIH, Dr. Nanang Pamuji Mugasejati

2016 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini dimaksudkan untuk menganalisa strategi yang dilakukan oleh Latecomer Firms (LCF) Asia yang bergerak pada bidang industri teknologi tinggi untuk meningkatkan daya saing global dan bagaimana pemerintah asal membantu LCF upaya tersebut. Ada tiga strategi yang dilakukan oleh LCF Asia. Pertama, LCF membangun linkage dengan Multinational Companies (MNC) dari negara lain untuk mendapatkan teknologi dasar melalui pemanfaatan initial competitive advantages yang dimiliki. Kedua, LCF melakukan peningkatan daya saing melalui learning seperti mengalokasikan dana Research and Development (R&D) dan mendirikan lembaga riset. Ketiga, LCF melakukan leverage dari hasil learning dan linkage dalam wujud leapfrogging, pengembangan produk baru dengan kerjasama dengan MNC luar, dan memanfaatkan momentum untuk memasukkan produknya ke negara lain. LCF juga didukung oleh tiga bentuk batuan pemerintah asal. Pertama, pemerintah memberikan disciplined support yakni bentuk bantuan bersyarat yang memberikan kemudahan kepada LCF yang memenuhi syarat yang ditentukan. Kedua, pemerintah mengurangi resiko usaha LCF dengan membeli produk LCF, memberikan subsidi, dan memprakarsai basic research. Ketiga, pemerintah melakukan kerjasama untuk mengembangkan inovasi dengan LCF melalui lembaga riset publik.

This thesis is aimed to analyze strategies done by Asian Latecomer Firms (LCFs), which work in high technology industry, in order to increase their global competitiveness and how Asian governments assist and enhance their LCFs efforts. Asian LCFs have three strategies to transform their firms competitiveness. First, LCFs built linkages with Foreign Multinational Companies (MNCs) to gain basic technologies through exploiting their initial competitive advantages. Second, LCFs learn new technology by allocating Research and Development (R&D) fund and building research facilities. Third, LCFs increase their competitiveness by leveraging their linkages and learning efforts. LCFs leverage activities are in forms of leapfrogging, developing new products with MNC, and entering new market by exploiting every opportunity. Besides, LCFs are helped by their government through three kinds of supports. First, governments give LCFs that fulfill governments' requirements privileges. Second, governments reduce business risks faced by LCFs by buying LCFs products, giving subsidies, and initiating basic research. Third, governments conduct cooperation with LCFs through public research institutions for stimulating innovation.

Kata Kunci : Latecomer Firm Asia, Strategi, Daya Saing, Teknologi Tinggi, Bantuan Pemerintah

  1. S2-2016-371330-abstract.pdf  
  2. S2-2016-371330-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-371330-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-371330-title.pdf