ANALISIS PENGENDALIAN MUTU AUDIT PADA INSPEKTORAT KABUPATEN MERANGIN JAMBI
MARISA KURNIA N A, Abdul Halim, Prof., Dr., M.B.A., Ak., CA.
2016 | Tesis | S2 AkuntansiPengendalian mutu (quality control) audit diperlukan untuk memastikan dan memberikan jaminan (quality assurance) bahwa audit yang dilaksanakan telah memenuhi standar audit dan kode etik yang berlaku. Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) wajib menggunakan Pedoman Kendali Mutu Audit Aparat Pengawas Intern Pemerintah yang diterbitkan oleh Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai prosedur pengendalian untuk memastikan bahwa audit yang dilaksanakan telah sesuai dengan Standar Audit dan Kode Etik APIP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pelaksanaan pengendalian mutu audit di Inspektorat Kabupaten Merangin menggunakan delapan unsur yang terdapat di dalam Pedoman Kendali Mutu Audit APIP dan menganalisis strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pengendalian mutu audit di Inspektorat Kabupaten Merangin. Narasumber dalam penelitian ini adalah pegawai yang mengetahui dan memahami permasalahan penelitian seperti Inspektur, Sekretaris, Inspektur Pembantu Wilayah, Ketua Tim, Kasubag Perencanaan, Staf Perencanaan, Kasubag Evaluasi dan Pelaporan, Staf Evaluasi dan Pelaporan, Kasubag Administrasi dan Umum, dan Staf Administrasi dan Umum. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan audit di Inspektorat Kabupaten Merangin belum sepenuhnya sesuai dengan Pedoman Kendali Mutu Audit APIP. Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kendali mutu audit di Inspektorat Kabupaten Merangin diantaranya adalah peningkatan kompetensi auditor melalui diklat, penambahan jumlah auditor, dukungan dan komitmen pimpinan dan seluruh personil pengawas untuk melaksanakan prosedur pengawasan sesuai dengan PKMA APIP.
A quality control audit is needed to ensure and guarantee that the audit conducted in compliance with the auditing standards and code of ethics. Government Internal Supervisory Officers (APIP) mandatory use the Guidelines for Quality Control Audits of Government Internal Supervisory Officers issued by the Ministry of State for Administrative Reform and Bureaucratic Reform as control procedures to ensure that the audit conducted are compliant with Auditing Standards and Code of Ethics APIP. This study aims to analyse the suitability of the implementation of quality control audit in Merangin District Inspectorate using eight elements contained in the APIP Guidelines for Quality Control Audits and analyze the strategies that can be implemented to improve the quality control audit in Merangin District Inspectorate. Respondents in this study were employees who understand the research problems such as Inspector, Secretary, Assistant Superintendent Region, Audit Team Leader, Head of Planning, Planning Staff, Head of Evaluation and Reporting, Staff Evaluation and Reporting, Head of Administration and General, and Administrative Staff and General. The results of data analysis showed that the implementation of the audit in Merangin District Inspectorate not fully in accordance with the APIP Guidelines for Quality Control Audits. Strategies that can be implemented to improve the quality control audit in Merangin District Inspectorate is to increase the competence of auditors through training, increasing the number of auditors, support and commitment of the leadership and the entire personnel of supervisors to carry out control procedures in accordance with PKMA APIP.
Kata Kunci : Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), Kendali Mutu Audit, Inspektorat.