Laporkan Masalah

KEPAILITAN PRIBADI DIREKSI DAN PERSEROAN TERBATAS SEBAGAI BENTUK PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM ATAS PINJAMAN KE KREDITUR BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS JO. UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004 TENTANG KEPAILITAN DAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (Studi Kasus Putusan No. 34/Pailit/2011/PN.Niaga.Sby. jo. Putusan No. 35/Pailit/2011/PN.Niaga.Sby.)

MADDENLEO T SIAGIAN, DR. Sulistiowati, S.H., M.Hum.

2016 | Tesis | S2 ILMU HUKUM JAKARTA

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertanggungjawaban hukum direksi kepada kreditur sebagai konsekuensi pengalihan peruntukan pinjaman ke perseroan terbatas dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU Perseroan Terbatas) dan menguraikan mengenai perlindungan hukum terhadap kreditor dalam upaya hukum kepailitan terhadap pribadi direksi dan perseroan terbatas dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2014 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UU Kepailitan dan PKPU). Dalam melakukan penyusunan tesis ini, penulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Penulis menggunakan jenis data berupa data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan melalui penelitian kepustakaan, dengan menggunakan alat pengumpul data berupa studi dokumen atau bahan pustaka saja (yaitu pada bahan sekunder). Teknik analisis data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah analisa kualitatif. Dari penelitian ini diketahui bahwa Asiu Ago selaku direktur PT. Sinar Dewi Flores Indah telah tidak menjalankan tugas dan kewajiban sebagai direksi dalam mengurus PT. Sinar Dewi Flores Indah dan oleh karenanya melahirkan tanggung jawab yaitu: (1) tanggung Jawab Direksi berdasarkan kepercayaan, amanah atau fiduciary duties., (2) tanggung Jawab Direksi berdasarkan kecakapan, keahlian, kehati-hatian dan ketekunan atau duties of skill, dan tanggung Jawab Direksi berdasarkan undang-undang atau statutory duties, yaitu tanggung jawab melakukan pengurusan (Pasal 92 ayat (1) UU Perseroan Terbatas), dan kemjudian Asiu Ago dan PT. Sinar Dewi Flores Indah yang mempunyai kewajiban hukum yang sudah jatuh waktu dan dapat ditagih kepada PT. Bank Negara Indonesia (PERSERO) Tbk., sehingga persyaratan untuk diajukan pailit sebagaimana dimaksud 2 ayat (1) UU Kepailitan dan PKPU terpenuhi, yaitu terdapat utang yang jatuh waktu dan mempunyai kreditur lain, sehingga Putusan No. 34/Pailit/2011/PN.Niaga.Sby. dan Putusan No. 34/Pailit/2011/PN.Niaga.Sby. yang menyatakan Dionisius Asiu Ago dan PT. Sinar Dewi Flores Indah telah tepat diputus pailit dengan segala akibat hukumnya, guna memenuhi kewajiban hukum dalam memenuhi perjanjian kredit kepada PT. Bank Negara Indonesia (PERSERO) Tbk. dan kreditur lainnya.

The purpose of this research was to analyze the accountability of the Board of Directors to the Creditors as a consequence of assignment of loan to the limited liability company in relation to the Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Company ("Limited Liability Company Law") and to describe the legal protection of creditors in the bankruptcy proceedings against the individual directors and the limited liability company in relation to the Law No. 37 of 2014 on Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligation ("Bankruptcy and SDPO Law"). In drafting this thesis, the author used the normative juridical research method. The author used secondary data as data type. The data collection method used was library research, using data collector in the form of document studies or library materials (i.e. in secondary materials.) The data analysis technique used in this Research is the qualitative analysis. Of this research, it was discovered that Dionisius Asiu Go as President of PT. Sinar Dewi Flores Indah had not performed his duties and obligations as a member of the Board of Directors in managing PT. Sinar Dewi Flores Indah and therefore incurring duties, i.e. (1) duties of the Board of Directors based on trust, mandate or fiduciary duties, (2) duties of the Board of Directors based on competence, expertise, care and diligence or duties of skill, and duties of the Board of Directors based on the laws or statutory duties, i.e. the managerial duties (Article 92 paragraph (1) of the Limited Liability Company Law), and then Asio Ago and PT. Sinar Dewi Flores Indah have liabilities due and payable to PT. Bank Negara Indonesia (PERSERO) Tbk., so that the requirements for bankruptcy filing as referred to in Article 2 paragraph (1) of the Bankruptcy and SDPO Law may be met, i.e. the existence of debts due and other creditors, so that the Court Judgement No. 34/Pailit/2011/PN.Niaga.Sby. and the Court Judgement No. 34/Pailit/2011/PN.Niaga.Sby. declaring that Dionisius Asiu Go and PT. Sinar Dewi Flores Indah have been decided to be bankrupt along with all legal consequences thereof, in order to satisfy the liabilities in complying with the credit agreement to PT. Bank Negara Indonesia (PERSERO) Tbk. and other creditors.

Kata Kunci : kepailitan pribadi direksi dan perseroan terbatas, kepailitan, personal bankruptcy of the Board of Directors and the Limited Liability Company, bankruptcy