Laporkan Masalah

Sense of Place Pada Kampung Home Industry Perkotaan. Studi Kasus: Kampung Pathuk, Ngampilan, Yogyakarta

PUNGKY DWI ARFANTO, Dr. Ir. Ahmad Sarwadi, M.Eng; Diananta Pramitasari, ST., M.Eng., Ph.D

2016 | Tesis | S2 Desain Kawasan Binaan

Pola pertumbuhan kampung kota seringkali tumbuh secara tidak terencana. Pertumbuhan yang tidak terkontrol akan membuat kualitas ruang kampung menjadi kurang baik bahkan cenderung mengalami penurunan, khususnya pada ruang publik perkotaan. Kampung Pathuk merupakan permukiman yang dikenal sebagai kawasan home industry dan sentra makanan khas Kota Yogyakarta, yaitu Bakpia Pathok. Lokasi yang strategis dan memiliki nilai sejarah sebagai kawasan awal munculnya Bakpia Pathok sejak tahun 1948, menambah potensi kawasan Pathuk sebagai kawasan dengan nilai tersendiri. Sebagai sebuah kawasan komersial, Kampung Pathuk tidak didukung oleh kualitas daya tarik lingkungan dan pola ruang yang baik. Kondisi Kawasan Pathuk yang memiliki pola sebaran home industry yang tidak teratur dan sebagian besar berada di dalam kampung cenderung tidak memperhatikan tingkat keterjangkauan pengunjung, kenyamanan dan daya tarik sebagai sebuah kawasan tujuan wisatawan. Placemaking digunakan sebagai pendekatan di dalam penelitian yang dapat meningkatkan kualitas ruang publik kawasan. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif terkait dengan sense of place koridor jalan kampung melalui tiga elemen sense of place, yaitu (i) Form; (ii) Activity; (iii) image yang didukung dengan analisis space syntax. Hasil penelitian melalui ruang sampel menunjukkan bahwa Kampung Pathuk memiliki sense of place yang diklasifikasikan dalam 2 (dua) kategori, yaitu sense of place sedang (ruang yang berada di area tengah kawasan); sense of place rendah (ruang yang berada di area batas kawasan sisi Timur dan Barat). Komponen sense of place yang memiliki pengaruh terhadap aksesibilitas antara lain adalah Form dan Activity. Optimasi sense of place ruang dilakukan dengan cara meningkatkan elemen fisik ruang terbuka sebagai ruang aktivitas kawasan dan meningkatkan tarikan aktivitas melalui keterhubungan ruang.

The growth pattern of urban kampung often happen on unplanned grow. Uncontrolled growth will make the quality of kampung space becomes not good enough even tends to decrease, especially in the urban public space. Kampung Pathuk as a settlement known as home industry area and the center of special food of Yogyakarta, namely Bakpia Pathok. The strategic location and historical value as the initial emergence of Bakpia Pathok region since 1948, adds to the potential area of Pathuk as an area with special value. As a commercial area, Kampung Pathuk not supported by the quality of the environment attractiveness and good spatial patterns. Conditions of Pathuk which has irregular distribution pattern of home industry and mostly located inside of kampung tend to not pay attention to the level of affordability of visitors, comfort and attractiveness as a tourist destination area. Placemaking used as an approach in research to improve the quality of public space area. The research was conducted with quantitative methods related to the sense of place of kampung street corridor through the three elements of sense of place, they are (i) form; (ii) activity; (iii) image that is supported by the analysis of space syntax. The results of research through the sample spaces showed that Kampung Pathuk has a sense of place that is classified in two (2) categories, they are moderate sense of place (spaces are in the middle area of the region); low sense of place (spaces are in the boundary area of the East and West region). Components of sense of place that has an influence on the accessibility are Form and Activity. Sense of place space optimization is done by increasing the physical elements of open space as a space activity of the region and improve the pull of the activity through the connectedness of space.

Kata Kunci : Sense of Place, Space Syntax, home industry, Kampung Pathuk

  1. S2-2016-322022-abstract.pdf  
  2. S2-2016-322022-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-322022-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-322022-title.pdf