Laporkan Masalah

SEQUENCE STRATIGRAPHY OF SYN INVERSION AND ITS SAND DISTRIBUTION, EARLY MIOCENE ARANG, NAKULA FIELD, WEST NATUNA BASIN

HANIVA NAVILOVA, Salahudin Husein, ST.,M.Sc.,Ph.D; Sarju Winardi, ST.,M.T

2016 | Tesis | S2 Teknik Geologi

An integrated geologic and geophysical predictive stratigraphic framework was developed for the Early Miocene fluvial to marine Syn-inversion Arang Formation, North Belut Field, Block B PSC. The assessment allowed a better understanding of the relationships between structural growth, accommodation space, and sediment supply during Early Miocene Syn-inversion episodes in the West Natuna Basin. Through a combined analysis of 3D seismic geomorphology, net to gross, lithology and well log motifs, a reconstruction of the Arang Paleo depositional environments at the North Belut Field demonstrates transgressive-regressive deposits related to Syn-inversion accommodation space. Early Miocene Arang systems interpreted from the study ranged from marginal marine, open marine tidal bar complexes to coal-bearing fluvial deltaic depositional settings. During the deposition of Syn Inversion in Early Miocene Arang the Boundary High structure in the northeastern to Nakula Field is believed as the main uplift and source of sediment. The overall deposit ional trend of Early Miocene Arang in Nakula Field is relatively come from northwest to southeast. The evidence of the geometry of thickening and thinning of the extensive coal seams and the increasing of accommodation space during TST 650 in Nakula and Sadewa field prove the hypothesis. It is true that the thickening of sedimentation formed away from the crest suggests an increasing of accommodation space and this only happen when shortening actively creates folding right before the sedimentation of TST 650.

Kerangka stratigrafi mampu diprediksi dengan mengintegrasikan data geologi dan geofisika secara terpadu untuk Formasi Syn-inversi Arang yang berumur Miosen yang terdiri atas system fluvial hingga marin, di Lapangan Nakula, Blok B PSC. Studi yang dilakukan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara pertumbuhan struktural, ruang akomodasi, dan pasokan sedimen selama Awal Miosen episode Syn-inversi di Cekungan Natuna Barat. Rekonstruksi lingkungan pengendapan dari Formasi Arang di Lapangan Nakula dilakukan melalui analisis gabungan interpretasi geomorfologi dari seismik 3D, perbandingan berat bersih dan berat kotor, litologi, dan motif log yang berasal dari sumur menunjukkan bahwa deposisi Formasi tersebut merupakan sistim transgresif-regresif yang berhubungan dengan ruang akomodasi pada saat Syn-inversi. Sistem lingkungan pengendapan pada Formasi Arang ditafsirkan merupakan margin marin, laut terbuka dengan endapan tidal bar hingga sistem pengendapan fluvial delta dengan kehadiran batubara. Struktur Boundary High di timur laut dari lapangan Nakula diyakini sebagai uplift utama dan merupakan sumber batuan sedimen selama pengendapan Formasi Arang. Secara keseluruhan tren deposisi dari Formasi ini relatif berasal dari arah barat laut ke tenggara. Bukti geometri penebalan dan penipisan lapisan batubara yang luas dan meningkatnya ruang akomodasi selama TST 650 di Lapangan Nakula dan Sadewa membuktikan hipotesa bahwa penebalan sedimentasi yang terbentuk jauh dari puncak menunjukkan peningkatan ruang akomodasi dan ini hanya terjadi ketika pemendekkan aktif terjadi yang mana mampu membentuk perlipatan setelah proses sedimentasi dari paket TST 650.

Kata Kunci : sequence stratigraphy, reservoir, arang formation, syn inversion