PEMENUHAN MANDAT TENTANG PENGUNGSI DALAM RESOLUSI DEWAN KEAMANAN PBB NOMOR 1272 TAHUN 1999 OLEH INDONESIA
CHRISTASYA FEBRIA V, Prof. Dr. Agustinus Supriyanto, S.H., M.Si
2016 | Tesis | S2 Ilmu HukumPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, menelaah, dan memahami pemenuhan mandat tentang pemenuhan hak para pengungsi Timor Timur yang direlokasi dan dipulangkan kembali seperti yang dimandatkan oleh Resolusi Dewan Keamanan Nomor 1272 Tahun 1999 oleh Indonesia serta mengetahui alasan tidak terselesaikannya masalah pengungsi Timor-Timur hingga saat ini. Penelitian pada tesis ini adalah penelitian normatif dengan menggunakan studi kepustakaan sebagai metode peneletian. Data diperoleh dengan melakukan pencarian di perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, perpustakaan pusat Universitas Gadjah Mada, perpustakaan Jesuit Refugee service Yogyakarta, dan internet. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan melakukan interpretasi pada data penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan mandat Resolusi Dewan Keamanan Nomor 1272 Tahun 1999, namun dalam hal pemenuhan hak para pengungsi Timor Timur yang ada di kamp pengungsian masih belum terpenuhi. Hal ini tampak pada masih adanya pengungsi Timor Timur yang tinggal di kamp-kamp pengungsian dan hidupnya belum sejahtera. Belum terpenuhinya mandate tersebut dikarenakan adanya hambatan-hambatan dalam bidang hukum-politik, ekonomi, dan sosial budaya.
The purposes of this research are to study, to analyze, to review, and to analyze the mandate fulfillment about the right fulfillment of East Timor refugees who are relocated and repatriated as mandated by Security Council Resolution 1272 (1999) to Indonesia and the reason why the East Timor refugees issues have not been solved until now. This thesis research is normative research by literature study as research method. Data are obtained through research in the Library of Faculty of Law and the Central Library of Gadjah Mada University, and internet research. Data obtained are analyzed by using qualitative method by interpreting the research data The result of the research concludes that Indonesia Government has implemented the mandate of Security Council Resolution 1272 (1999), despite that the fulfillment the right of East Timor refugees in the refugee camps has not been resolved. This is shown in the existence of East Timor refugees who live in the refugee camps under prosperity. The unfulfillment of the mandate is caused by the obstacles in the field of law-politic, economy, and socio-culture.
Kata Kunci : Pengungsi Timor Timur, relokasi, dan pemulangan kembali