Evaluasi sistem penilaian kinerja karyawan Legian Beach Hotel
SIDHAJAPA H.S., I Gst. Bgs, Sari Sitalaksmi, SE.,M.Mgt
2002 | Tesis | Magister ManajemenDaBm sP,buah organisasi baik yang bersifat proft maupun mn pr~f l&t was! h i , perm departemen sumberdaya manusia sudah bukan lagi hanya menjalankan krngsi administratif saja yang melayani departemen-departemen lainnya dalam ha1 operasional perusahaan, melainkan mengambil peran sebagai StrategEC partner bagi departemendepartemen Bin tersebut. (Ulrih, 1997). Peran strategis dari departemen sumberdaya manusia disini adalah membuat sebuah stmbzgk a/Qnmnt antafa strategi bisnis perusahaan dengan menterjemahkan men)adi StMtlt manajemen dan praktik scmkrdaya manusia pada organisasi itu sendiri. Sejalan dengan perkembangan tersebut, maka peran manusia (karyawan) juga semakin pentntg. KO- yang diberikan oleh human capitalsebuah organisasi mhlulj dzya intekkta!ny sa& in! te!ah clapat men@\ tuulang punggung bag1 kemajuan perusahaan. Maka kemudian berkembang pula sistem pengembangan / penibian karyawan dengan maksud agar dayt newtivasi W-tiap lmhviiu untuk selalu dapat mebkukan pekei-jaannya lebih baik dad yang sebelumnya. Fenomena ini terus berkembang sampai km@a:: rnuncu! pa& ap3 y3ng diwakafi *gai-l si9m mt-apmen kimja (-mf?&e lva-?apmr9t sys&w) pads perusaham. D a h h al in#, pen&&& yang bwj~z!11!E . v Si stsm mihian K i m mawan LegMn Beach Hotel disini mengangkat permasdaban baM apakah sMem penilaian kinerjil karyawirn telah be- sema obyektrf. Penelitian dilakukan terhadap para kaiyawan Legian Beach Hotel yang be& pada tingkatan crew, dimaksudkan disini bahwa karyawan pada tingkat ini memiliki jumlah yang terbesar dan diasumsikan dapat menpwab permasalahan diatas. Kuesioner disebarkan sebanyak 110 buah, dimana 74 buah &pat didah. Terdapat iima dimensi yang dipdikan patokan dalam menganalisa data-data yang diperoleh dalam kuesioner, yaitu: dirnensi frekuensi penilaian, dirnensi proses penilaian, dimensi f%&back penilain, dimensi criteria penilaiian dan dimensi appmisr dalam penilaian. Dengan lima dimensi tersebut diharapkan dapat disimpuikan apakah sistem penihin kinerja karyawan yang dilakukan sudah berjakm dengan baik dan obyektif. Diunakan uji validitas untuk mdihat kesahihan W-butir pemyatam yang ada ddam kuesioner dengan mnggwlakirn program komputasi Seri Program statistik (9s) uersi IM/IN edisi %trim Hadi dan Yudi Pamadiningsih. Sedangkan untuk m e l i t relibelnya butir-butir pernyataan yang ada, digunakan rumus alpha c m k h . Hasil penelitian disini menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem penilain kinega karyawan di tegian Beach Hotel belum obyekti, dimana sesuai dengan hasilk tanggapan para responden bahwa 30% masih menyatakan bahwa penilaian kinerja dirasakan kurang adil, terutama meUhat bahwa kedekatan hubungan mereka dengan atasannya yang notabene adahh penibi mereka sangat berpengaruh terhadap hasil penibran, sehingga hal-ha1 seperti inilah yang memicu muncutnya- ' ami oieh appraiser. Sebagai saran, diperlukan adanya pembenahan &lam pelaksanaan penilaian kinerja yaitu salah satunya dengan menerapkan sistem 360 derajat, dimana penilaian tidak hanya dilakukan deh atasan saja, tetapi juga deh rekan sekm-ja, bwhan, dan lain-lainnya
This research based on the emerging role of human resources department in the organizations or company. In this recent days, the role of human resources department is not only play as a administrative function only, but take a part as a strategic partner with the others departments on the organization (Ulrich: 1997). This strategic role of this human resource department is to make a strategic alignment between the overall business strategy of the company and then translating this role to the management and practice of human resources on this organization itself. The topic of this research is the evaluation of employee’s performance appraisal system at Legian Beach Hotel. The problem identification here is whether the implementation of the performance appraisal in this hotel has already worked properly and objective. This research conduct on the employee of Legian Beach Hotel on the crew level, which means that on this level of employee that have the largest number on the overall employees in the hotel compared with the other level of employees can represent how well this performance appraisal has implemented. Questionnaires had given to 110 respondents, and 74 of them are usable. On the questionnaires, there is five dimensions used in order to analyzing this research, which are, the dimension frequency of appraisal, the process dimension, feedback dimension, criteria dimension and the appraiser dimension. Hopefully, based on this fwe dimension, we can take the conclusion on how this performance appraisal has already implemented. Pre-test on this questionnaires also taken using the validity test and reliabilrty test (alpha cronbach). The result of this research shows that the system of performance appraisal in Legian Beach Hotel has already working properly, but this research also found that the system is not objective yet. 30% of the respondents said that this system still having an unfair problem, especially if we looked on the affectin of the close-relationship between the appraisee and the appraiser still high. This phenomenon can emerge the errors that can be practiced by the appraiser so the overall system on this performance appraisal is not objective. Recommendation given on this research is that the performance appraisal system on this hotel should implement the 360 degree feedback which is the practice of the appraisal not only conduct by the supervisors, but also taken by peers or even their subordinates.
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia, Sistem Penilaian Kinerja, Performance appraisal, appraiser, objectivity, appraisal's dimention.