Laporkan Masalah

Analisis sikap penolakan terhadap perubahan pada pegawai Bappeda Kota Padang Panjang setelah perubahan struktur organisasi

RUSDIANTO, Sari Sitalaksmi, SE.,M.Mgt

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Perubahan merupakan bagian integral dari kehidupan suatu organisasi. Perubahan dapat tejadi sebagai tuntutan dari dalam dan dari luar organisasi. Setiap individu dapat saja mempunyai respon yang berbeda terhadap perubahan, tergantung dengan tingkat kepen tingan, tingkat kesiapan serta sejauh mana perubahan tersebut membawa akses terhadap individu. Perubahan dalam sistem penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, telah menyebabkan terjadi perubahan pada struktur organisasinya. Fenomena ini juga tejadi di Kota Padang Panjang, dimana salah satu organisasi yang mengalami perubahan struktur adalah Bappeda. Terkait dengan itu, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan sumber-sumber penolakan terhadap perubahan antara pegawai pemegang jabatan dengan pegawai biasa Bappeda Kota Padang Panjang, setelah perubahan struktur organisasi, apa saja yang menjadi sumber penolakan dan bagaimana solusinya. Penelitian ini dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama, bertujuan untuk mensurvey sikap pegawai terhadap perubahan strukur organisasi dengan menggunakan item skala tunggal. Jumlah responden sebanyak 64 orang (seluruh pegawai Bappeda Kota Padang Panjang). Dari penelitian awal teridentifikasi 30 responden yang mempunyai indikasi sikap penolakan terhadap perubahan stmktur organisasi. Dalam tahap penelitian selanjutnya, 30 responden tersebut dikelompokkan menjadi 2 gup, yaitu grup I adalah pegawai pemegang jabatan sebanyak 10 orang dan grup 2 pegawai biasa 20 orang. Masa kerja responden pada Bappeda adalah antara 2 tahun sampai di atas 10 tahun. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diperoleh melalui kuesioner, studi kepustakaan dan wawancara langsung. Metoda analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif rnelalui uji validitas (korelasi Moment Product Pearson) dan uji reliabilitas (koefisien Alpha Cronbach) serta analisis Varians (ANOVA) Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber penolakan pegawai Bappeda Kota Padang Panjang terhadap terhadap perubahan struktur organisasi bergerak dari kategori sangat rendah sampai kategori normal. Komposisi untuk pegawai pemegang jabatan adalah 23 elemen dalam kategori rendah dan 7 elemen kategori normal. Komposisi pegawai biasa terdiri dari 1 elemen dalam kategori sangat rendah; 22 elemen kategori rendah dan 7 elemen dalam kategori normal. Secara keseluruhan elemen, tidak dijumpai perbedaan yang nyata pada surnber-surnber penolakan terhadap perubahan antara pegawai pemegang jabatan dengan pegawai biasa. Ditinjau dari 6 aspek sumber penolakan yang diteliti, terdapat 1 (satu) aspek perbedaan sumber penolakan terhadap perubahan struktur organisasi antara pegawai pemegang jabatan dengan pegawai biasa pada kantor Bappeda Kota Padang Panjans, yaitu pada aspek persepsi terhadap informasi. Untuk mengatasi atau menprangi sikay penolakan tersebut, yihak pimpinan Bappeda Kota Padang Panjang dapat inelakukan pendekatan melalui kegiatan pendidikan dan koinunikasi serta kemudahan dan duhmgan

-

Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia, Sikap Menolak, Perubahan Struktur Organisasi, Bappeda Padang Panjang.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.