Penerapan pengukuran kinerja dengan menggunakan balanced scorecard pada perusahaan mebel di Malang
PRASETYA, Irfan, Drs. Slamet Sugiri, MBA
2002 | Tesis | Magister ManajemenBalanced Scorecard (Kartu Skor berimbang) merupakan suatu sistem manajemen yang dapat dipergunakan untuk mengukur kineja perusahaan, memantau perkembangan kinerja tersebut, serta menjalin strategi dengan program-program keja perusahaan dalam rangka mencapai visi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Pimpinan perusahaan dapat menggunakan Kartu Skor Berimbang untuk senantiasa meneliti berbagai aspek (perspektif) dalam perusahaan, yang dikelompokkan dalam prespektif Financial (Keuangan), Customer (Pelanggan), Internal Business Process (Proses Bisnis Internal), dan Learning and Growth (Pembelajaran danpertumbuhan). Berbeda dengan metodametoda pengukuran kinerja-perusahaan lainnya, Balanced Scorecard mencoba menyeimbangkan antara tujuan jangka-panjang dan jangka-pendek dari perusahaan, pengaruh eksternal dan internal perusahaan, serta faktor leading (pengarah) dan faktor lagging (pengikut) dalam perusahaan, dengan tujuan aklur pencapaian visi perusahaan. Sistem pengukuran kinerja hams bertujuan pada implementasi strategi. Pihak manajemen mempunyai wewenang dalam menentukan suatu cara dalam melakukan penilaian pengukuran kinerja yang menjadi pilihan terbaik yang sesuai dengan strategi perusahaan. Alat ukur ini hams dapat dilihat s e b w suatu penentuan faktor kesuksesan perusahaan saat ini dan dimasa yang &an datang. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin menyelidiki dan men& tahu penerapan balanced scorecard di perusahaan, khususnya di Indonesia yang seruai dengan teori. Hal ini penting untuk menjelaskan seberapa baik suatu bentuk pengukuran kineja dalam menjalankan strategi perusahaan yang dikaitkan dengan efisiensi dan efektifitas biaya, waktu dan kualitas. PT. Gatra Mapan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industn ekspor-impor mebel. Perusahaan menerapkan strategi “perrimtbuhan pendapatun yung agresif dun pengembungan produksiâ€. Strategi pendapatan dapat dicapai dengan memperluas sumber pendapatan dari produk yang dihasilkan. Sedangkan strategi produksi dapat dicapai bila perusahaan mampu melakukan kegiatan operasional yang efisien. Perusahaan telah menerapkan balanced scorecard sebagai alat pengukuran kineja dengan cukup baik. Namun, perusahaan masih belum mampu mengoptimalkan beberapa pengukuran yang ada dalam perspektifhya selain juga pemilihan ukuran yang sesuai dengan strategi yang dijalankan. Penerapan strategi yang ambisius akan menyulitkan kinerja karyawan &am dalam mencapai tujuan perusahaan. Strategi perlu disesuaikan dengan kondisi perusahaan saat ini.
Balanced scorecard is one of the management system which can be used company performance measurement purpose, observing the development of the performance, and also relating the strategy to the company’s programs which achieving the vision that had been set by the company. The leader of the company can apply balanced scorecard which always observes through various perspectives: financial, customer, internal business process, learning and growth. BSC was dfferent from another method of performance measurement system, it tries to balance between short term and long term objectives of the company, external and internal factors, and also the leading and lagging factors with the final objectives to achieve the company’s vision. Performance measurement system should have purpose to strategy execution. Management have an authority to set the best alternative performance measurement in which appropriate with the corporate strategy. The system should be referred to company’s keys success factor in the present and future business. The objective from this research is to investigate and to find out the implementation of balanced scorecard in the company, especially in Indonesia, which appropriate with the related theory. It is important to explain how well performance measurement system in term appliying corporate strategy that could be related to cost efficiency and effectiveness, time and quality. PT. Gatra Mapan is the company which has export and import activity. They apply the aggressive growth revenue and product development strategy. Revenue strategy could be achieved by enlarged the selling product. In the other hand, production strategy could be achieved if they had an ability to make efficiently in operation activity. Company had applied balanced scorecard as a performance measurement system well, but they couldn’t able optimizing few measurement in its perspectives and setting an appropriate measurement with their strategy. Setting an ambitious strategy would complicated employees performance regarding to the corporate objectives. Corporate strategy should be fitted with the actual condition
Kata Kunci : Kinerja Perusahaan, Balanced Scorecard