Laporkan Masalah

ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT DAYA PULIH BERDASARKAN TINGKAT KERUSAKAN DAN KEPEMILIKAN ASET AKIBAT ERUPSI GUNUNGAPI SINABUNG (Studi Kasus : DESA SUKANALU, KECAMATAN NAMAN TERAN, KABUPATEN KARO)

DELA RISNAIN TARIGAN, Dr. Lutfhi Muta'ali, S.Si., M.T;Prof. Suratman, M.Sc

2016 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Gunungapi Sinabung adalah gunungapi aktif yang erupsi hingga saat ini dan menyebabkan dampak bagi masyarakat di sekitar gunungapi dimana salah satunya adalah Desa Sukanalu. Pemulihan merupakan tahapan yang dilakukan pasca erupsi gunungapi agar kondisi masyarakat dapat kembali seperti semula. Tujuan penelitian adalah: (1) Mengetahui karakteristik rumahtangga, kepemilikan aset, kerusakan akibat erupsi dan strategi adaptasi masyarakat, (2) Menganalisis hubungan tingkat kepemilikan aset dan kerusakan terhadap waktu untuk pulih dan (3) Merekomendasi upaya pemulihan ekonomi rumahtangga pasca erupsi Penelitian ini menggunakan metode survei dan teknik pengambilan sampling dilakukan secara stratified propotional number sampling dengan strata jarak terhadap puncak gunungapi yaitu 3-4Km, 4-5Km dan 5-6Km. Unit analisis yang digunakan rumahtangga dengan jumlah responden 72 rumahtangga. Penelitian ini menggunakan analisis crosstab dan menggunakan indept interview untuk memperoleh tambahan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap rumahtangga memiliki karakteristik berbeda seperti karakteristik demografi, pendapatan dan pengeluaran, jumlah anggota dan tempat tinggal sehingga tingkat kepemilikan aset masyarakat tergolong rendah. Setiap rumahtangga memiliki kerusakan yang berbeda karena jarak terhadap sumber bencana yang berbeda sehingga memiliki strategi adaptasi yang berbeda. Kepemilikan aset dan waktu untuk pulih memiliki hubungan searah sedangkan tingkat kerusakan dan waktu untuk pulih memiliki hubungan berbanding terbalik. Upaya pemulihan ekonomi rumahtangga pasca erupsi adalah melakukan pelatihan, pengembangan koperasi, UKM dan perdagangan, pengembangan ternak, pendampingan dan perlindungan keluarga korban erupsi.

Sinabung volcano is an active volcano that erupt until now and make a impact to the community who lives around the volcano where one of them is Sukanalu village. Recovery is a stage that can be done after post eruption to restore society conditions like from the beginning. The aims of this research are:(1) to determine the households characteristics, livelihood assets, eruption impact and society adaptation strategy, (2) analysis the relationship between livelihood assets and eruption impact to time to recover and (3) recommendation of public economic recovery efforts after the eruption. This study used survey method and the sampling technique conducted by stratified propotional number sampling with the strata is distance to the top of volcano within 3-4Km, 4-5Km and 5-6Km. Unit of analysis used by household and the number of respondents 72 households. This study used crosstabs analysis and in-depth interview to get additional information. The result showed that each household has different characteristic such as demographic characteristic, income and spending, household members and residence so livelihood assets level is low. Each household has a different impact because of the distance of hazards source and make different adaptation strategy. Livelihood assets and time for recovery have a same direction relationship and damage level and time for recover have a inverted relationship Relationship between livelihood assets and time for recovery is inverted relationship whereas relationship between damage level and time for recover is same direction relationship. Recommendations household economic recovery are training, development of cooperatives, SMEs and trade, livestock development, assistance and protection to families victims of the eruption

Kata Kunci : dampak erupsi, kepemilikan aset, daya pulih rumahtangga

  1. S2-2016-354926-abstract.pdf  
  2. S2-2016-354926-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-354926-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-354926-title.pdf